Pemerintahan Religi
Home » Berita » 11 Tokoh dan Lembaga Dapat Penghargaan Asta Protas Dari Kemenag NTB

11 Tokoh dan Lembaga Dapat Penghargaan Asta Protas Dari Kemenag NTB

Kakanwil Kemenag NTB memberikan penghargaan kepada 11 tokoh dan lembaga yang dinilai konsisten menerapkan Asta Protas Kementerian Agama.

Mataram – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menganugerahkan penghargaan kepada 11 tokoh dan lembaga yang dinilai berjasa serta konsisten menerapkan nilai-nilai Asta Protas Kementerian Agama.

Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar di Taman Sangkareang, Kota Mataram, Sabtu (3/1/2026).

Upacara peringatan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Zamroni Aziz, mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, integritas, dan komitmen para penerima penghargaan dalam mendukung program strategis Kementerian Agama, khususnya implementasi Asta Protas di berbagai sektor.

“Penghargaan ini kami berikan kepada mereka yang telah memberikan kontribusi nyata, baik dalam penguatan kerukunan umat beragama, peningkatan kualitas layanan publik, pengembangan pendidikan keagamaan, hingga inovasi digitalisasi layanan,” ujarnya pada Sabtu, (3/11/2025).

Tuding SK Muzihir Belum Sah, Akri : Tak Ada Tanda Tangan Sekjen DPP PPP

Ia menambahkan, berbagai capaian strategis yang diraih sepanjang tahun 2025 tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, hingga lembaga pendidikan dan masyarakat.

“Melalui penghargaan ini, kami berharap semangat pengabdian, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor terus tumbuh demi terwujudnya pelayanan keagamaan yang inklusif, profesional, dan berkeadilan di Provinsi NTB,” ungkapnya.

Beberapa capaian yang diapresiasi antara lain terpilihnya Kota Mataram sebagai Kota Wakaf Tahun 2025, penguatan Desa Sadar Kerukunan, serta terwujudnya tata kelola Kantor Urusan Agama (KUA) yang unggul, transparan, dan akuntabel.

Adapun 11 penerima penghargaan Asta Protas Kementerian Agama pada momentum HAB ke-80 tersebut adalah:

Haji Hamdun, Kepala Kantor Kemenag Kota Mataram, atas dedikasi dan komitmennya mewujudkan Kota Mataram sebagai Kota Wakaf Tahun 2025.

Jaksa Kembali Terima Berkas Kasus Masker Pemprov NTB

Haji Muchtar, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Mataram, sebagai kolaborator utama pengembangan wakaf di Kota Mataram.

Desa Labuhan Badas, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, sebagai Desa Sadar Kerukunan Tahun 2025.

Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, sebagai Desa Sadar Kerukunan Tahun 2025.

Muhammad Khairil Anwar, Kepala KUA Kecamatan Selong, Lombok Timur, atas komitmen mewujudkan tata kelola administrasi KUA yang unggul, transparan, dan akuntabel.

Joni Pranata, Guru Pendidikan Agama Buddha, atas dedikasi dan prestasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan bimbingan spiritual umat Buddha.

Pemprov NTB Ungkap Jabatan Kadis Kebudayaan Banyak Diminati Akademisi

Pendeta Kawi Ariyaguna, Ketua PGPI Provinsi NTB sekaligus Pimpinan GPDI HKC, atas kepeloporan program rumah ibadah Kristen ramah anak.

Johnson Perurian Hottua, Pembimbing Masyarakat Kristen, atas inisiasi sistem Bimas Kristen satu layanan digital sesuai Asta Protas Kemenag.

Pendeta Tiurma Sihombing, Ketua Pokjaluh Agama Kristen Provinsi NTB, atas kepeloporan pengembangan kebun percontohan penyuluh agama Kristen.

Pendeta M. Sonang S. Aritonang, Pimpinan Rumah Doa Pos Pembinaan Iman GPDI Ampenan, atas inovasi program rumah ibadah Kristen ramah disabilitas.

Ni Komang Purnawati, Kepala Pengelola Widya Layak Pasraman, atas dedikasi dan komitmen dalam peningkatan kualitas pendidikan keagamaan Hindu. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan