Mataram – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menargetkan gedung baru Kantor Wali Kota Mataram yang berada di Jalan Lingkar Selatan sudah dapat ditempati pada akhir 2025. Saat ini progres pembangunan tahap pertama mencapai lebih dari 70 persen.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, Lale Widiahning, mengatakan pembangunan tahap pertama ditargetkan tuntas sesuai kontrak pada Desember 2025.
”Dengan progres saat ini, kami optimistis penyelesaian tahap pertama tepat waktu,” ujarnya di Mataram, Kamis (20/11/2025).
Ia menjelaskan, setelah tahap pertama selesai, gedung sudah dapat difungsikan karena lantai 1 hingga 3 berikut fasilitas lift sudah siap digunakan. Pemanfaatan awal gedung tersebut, kata Lale, akan disesuaikan dengan kebijakan kepala daerah.
Pembangunan gedung kantor wali kota dimulai 30 April 2025 di atas lahan seluas tiga hektare dengan konsep ramah lingkungan. Tahap pertama menggunakan anggaran Rp58 miliar yang mencakup pembangunan struktur empat lantai, pagar depan, landscape, serta jembatan penghubung ke Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.
Sementara itu, pembangunan tahap kedua meliputi sayap kiri, sayap kanan, halaman belakang, dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya. Tahap ini direncanakan menggunakan skema anggaran multi-tahun mengingat total kebutuhan anggaran sampai bangunan rampung mencapai sekitar Rp200 miliar.
”Target penyelesaian penuh yang sebelumnya tahun 2027 kini bergeser menjadi 2028. Perubahan target tersebut disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” ungkap Lale.
Untuk skema multi-tahun, lanjutnya, Wali Kota Mataram dijadwalkan menandatangani MoU dengan DPRD Kota Mataram. Usulan anggaran lanjutan mencakup Rp60 miliar pada 2026, serta masing-masing Rp70 miliar pada 2027 dan 2028.
”Pembangunan kantor wali kota merupakan program prioritas, sehingga tetap dilanjutkan dan tidak terkena efisiensi,” kata Lale. (buk)


Komentar