Pemerintahan
Home » Berita » Iqbal Bakal Retreat Kepala OPD untuk Perkuat Koordinasi

Iqbal Bakal Retreat Kepala OPD untuk Perkuat Koordinasi

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggelar kegiatan retreat bagi puluhan pejabat eselon II mulai sore ini hingga 30 November 2025. (dok: Biro Adpim NTB)

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan retreat bagi puluhan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mulai sore ini, Jumat, 28 November hingga 30 November di Korem 162 Wira Bhakti, Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menjelaskan bahwa kegiatan ini pada dasarnya merupakan team building untuk memperbaiki pola kerja lintas bidang di jajaran birokrasi. Menurutnya, koordinasi antar sektor selama ini sering menjadi kendala sehingga perlu penguatan internal.

“Ini team building supaya terbiasa bekerja dalam satu tim. Di birokrasi problem yang sering muncul itu kan koordinasi antar bidang, jadi kami ingin memperkuat itu,” ujarnya usai kick off HUT NTB ke-67, Jum’at (28/11/2025).

Iqbal berharap kegiatan ini membuat OPD semakin solid dan mudah berkolaborasi dalam menangani berbagai persoalan di daerah. Ia menegaskan bahwa seluruh OPD akan diarahkan untuk fokus pada triple agenda yang menjadi prioritas pemerintahan Iqbal-Dinda.

“Kan dari awal saya bilang bahwa ada triple agenda, jadi semua OPD ini sebenarnya OPD triple agenda yaitu pengentasan kemiskinan, kemudian ketahanan pangan, dan pariwisata, jadi semua OPD akan mengerucut ke tiga isu besar itu,” jelasnya.

Staf Ahli Gubernur NTB Minta TPP Dinaikkan, Ngaku Kerja Berat

Kegiatan retret kali ini bersifat internal dan tidak mendatangkan pembicara dari pemerintah pusat. Namun, mantan Dubes RI untuk Turki itu menyebutkan kehadiran lembaga seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung bukan hal baru karena keduanya kerap berkunjung ke NTB dalam berbagai kegiatan.

“Nggak, ini internal aja, Tapi ada KPK, Kejagung, tapi itu kan sering datang ke sini,” tukasnya.

Sebelumnya, ‎Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) NTB, Baiq Nelly Yuliarti menegaskan bahwa retreat ini bukan bentuk evaluasi kinerja, melainkan ruang untuk memperkuat disiplin, wawasan kebangsaan, serta pemahaman manajemen risiko dalam pelaksanaan tugas.

‎”Ini bukan karena kinerja Kepala Dinas berkurang. Retret itu lebih kepada penyegaran. Mengingatkan kembali tugas-tugas kepemimpinan pejabat eselon II, agar lebih solid, lebih berhati-hati, dan lebih memahami peran masing-masing,” katanya pada Senin (17/11/2025).

Materi akan disampaikan oleh sejumlah pihak, termasuk Kapolda NTB, Danrem, serta BPK dan KPK. ‎Selain pemaparan materi, peserta retreat juga akan mengikuti latihan baris-berbaris sebagai pengingat kedisiplinan. Nelly menegaskan bahwa tidak ada latihan militer berat dalam kegiatan ini.

‎”Tidak ada latihan militer, emangnya mau perang. Pelatihan baris, iya kali,” tambahnya.

‎Saat ini terdapat 48 pejabat eselon II di lingkup Pemprov NTB. Meski demikian, pejabat yang memiliki kepentingan penting dan tidak dapat ditunda, diperbolehkan untuk tidak hadir tanpa dikenai sanksi.

‎”Kan ini nggak yang seharus banget gitu kan, siapa yang sempat bisa dan diupayakan bisa untuk ikut,” tuturnya.

Nelly menyebutkan ‎retreat ini menjadi momentum penting karena baru pertama kalinya para Kepala OPD dikumpulkan khusus untuk penyegaran dan penguatan wawasan kebangsaan.

‎”Selama ini Kepala OPD belum pernah dikumpulkan untuk direfresh seperti ini. Baru sekarang kami lakukan. Sama seperti retret Sekda kemarin yang merupakan arahan Mendagri dan tidak boleh diwakilkan,” pungkasnya. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan