Pembangunan
Home » Berita » Progres Sudah 50 Persen, Dishub NTB Pastikan Pemasangan 447 PJU Tuntas Akhir Desember Ini

Progres Sudah 50 Persen, Dishub NTB Pastikan Pemasangan 447 PJU Tuntas Akhir Desember Ini

Salah satu titik di Kecamatan Pemenang, Lombok Utara kini dalam tahap penggalian dan pengecoran untuk pemasang tiang PJUTS. (dok: Dishub NTB untuk WartaSatu)

Mataram – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mengebut pemasangan 447 titik lampu penerangan jalan umum bertenaga surya (PJUTS) di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Proyek yang menelan anggaran lebih dari Rp17 miliar ini ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025.

Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub NTB, Chairy Chalidyanto, mengatakan progres pemasangan kini sudah mencapai sekitar 50 persen. Dari total 447 titik, sebanyak 100 unit telah terpasang di ruas Kuta-Mandalika, sementara ratusan titik lainnya sedang dalam proses pengerjaan di berbagai lokasi.

“Totalnya ada 447 unit, dan yang tersisa pemasangannya sekitar 347 unit. Sekarang masih penggalian lubang dan pembesian kerangka cor untuk fondasi beton,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Jum’at, (5/12/2025).

Chairy menambahkan, salah satu titik di Kecamatan Pemenang, Lombok Utara juga kini dalam tahap penggalian dan pengecoran untuk pemasang tiang PJU.

“Beberapa titik di Pemenang, Lombok Utara, juga sudah mulai dilakukan pengecoran,” tambahnya.

Dalami Dugaan Korupsi Sponsorship MXGP, Kejati NTB Jadwal Ulang Pemeriksaan Dirut PT SEG

Dari total 447 titik tersebut, sebanyak 147 titik dialokasikan untuk Pulau Sumbawa dan dipasang di beberapa ruas jalan utama. Sementara sekitar 200 titik di Pulau Lombok tersebar di sejumlah jalan strategis.

Chairy merinci pemasangan PJUTS di Lombok berada di Jalan Rembiga menuju Pemenang. Kemudian Jalan Kediri menuju Praya. Selanjutnya Jalan Praya menuju Keruak, Jalan Wakul menuju Ketejer, Jalan Kuta menuju Montong Ajan, terakhir Jalan Tanjung Teros menuju Pringgabaya.

Menurutnya, pemasangan dilakukan secara acak oleh tiga vendor yang menangani paket pekerjaan sesuai titik yang menerima paparan matahari optimal, karena seluruh PJU menggunakan panel surya berdaya 100 watt.

“Satu vendor sudah menyelesaikan pekerjaan dan pembayarannya melalui APBD Perubahan. Ada dua tahap, sebelum dan sesudah perubahan. Untuk pemasangan di depan Sirkuit Mandalika semuanya sudah tuntas,” jelasnya.

Dishub NTB menargetkan seluruh PJU sudah terpasang pada akhir tahun 2025. Sisa waktu yang ada juga akan digunakan untuk monitoring dan penyelesaian administrasi pelaporan. “Target selesai akhir Desember 2025,” tandasnya.

Kepala Sekolah SMK se-NTB Diperiksa Kejati Soal Dugaan Korupsi DAK Dikbud 2023

Lebih jauh, Chairy juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan fasilitas penerangan tersebut. Ia menyoroti kasus pencurian panel dan kabel PJU yang kerap terjadi di sejumlah titik, termasuk di jalur Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL) menuju Sirkuit Mandalika.

“Panel surya itu sering hilang karena bisa dipakai untuk isi daya. Di jalur Mandalika juga sering terjadi kehilangan. Karena itu, PJU dipasang sampai Simpang Songgong menuju Awang untuk meminimalisir pencurian,” pungkasnya. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan