Religi
Home » Berita » Lale Syifa Kembali Terpilih Jadi Ketua Pimpus Muslimat NW

Lale Syifa Kembali Terpilih Jadi Ketua Pimpus Muslimat NW

Ketua Panitia Muktamar Pimpus Muslimat NW, Masruri Aini alias Umy Syarqawi (kiri) dan Ketua Pimpinan Pusat Muslimat NW, Lale Syifaun Nufus (kanan). (dok: Pimpus Muslimat NW kepada WartaSatu)

Mataram – Lale Syifaun Nufus kembali terpilih sebagai Pimpinan Pusat (Pimpus) Muslimat Nahdlatul Wathan (NW). Keputusan tersebut merupakan hasil Muktamar ke-X di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) di Mataram pada Minggu, (7/12/2025).

Ketua Panitia Muktamar Pimpus Muslimat NW, Masruri Aini alias Umy Syarqawi menyampaikan keputusan para muktamirin yang kembali memilih Lale Syifaun Nufus. Dalam kesempatan tersebut, prosesi pelantikan pun langsung digelar usai sidang penetapan pimpinan.

Umy Syarqawi menuturkan, muktamar adalah salah satu instrumen yang paling penting dalam tubuh organisasi. Mengingat fungsi dan tujuan muktamar ini di samping menjadi instrumen pelaksanaan suksesi kepemimpinan dan kepengurusan organisasi Muslimat NW, juga sebagai wadah peletakan dasar-dasar program kegiatan organisasi. Baik jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang.

“Hal ini menyebabkan muktamar muslimat NW menjadi momen dan acara yang sangat penting dalam mencapai dar meraih cita-cita organisasi NW,” jelasnya saat memberi sambutan.

Diketahui muktamar kali ini mengusung tema “Muslimat NW Memperkokoh Peran Perempuan Emansipatoris dalam Pengembangan Kesejahteraan dan Sumber Daya Manusia.”

Emas Pemicu Utama Inflasi NTB 3,86 Persen Januari 2026

Umy Syarqawi menjelaskan, tema tersebut sengaja diusung agar muslimat NW dapat berupaya untuk membangun hubungan sosial yang lebih adil dan setara. Melalui refleksi dan aksi nyata, ia menginginkan perubahan sosial ke arah yang lebih baik.

Muslimat NW menginginkan, nantinya perempuan tidak lagi pendukung tetapi menjadi penggerak utama dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera, berpendidikan, dan berdaya saing.

Ia menjelaskan dalam pandangan Islam, perempuan emansipatoris bukanlah perempuan yang meninggalkan jati dirinya, melainkan perempuan yang berdaya, berilmu, produktif sekaligus yang menjaga kehormatan dan akhlaknya.

“Sehingga panitia sangat berharap dalam mukhtamar ini akan lahir catatan strategis dan program-program nyata dalam mewujudkan visi dan misi Muslimat Nahdlatul Wathan,” bebernya.

Di tempat yang sama, Ketua Pimpinan Pusat Muslimat NW, Lale Syifaun Nufus yang kembali terpilih menegaskan bahwa Muslimat NW ke depan akan berfokus pada pembangunan perempuan yang inklusif sesuai dengan arah perjuangan organisasi.

BGN Pastikan MBG Tetap Jalan Selama Ramadan

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

“Yang pertama Muslimat Nahdlatul Wathan kedepannya akan fokus terhadap pembangunan perempuan yang inklusif. Kemudian memperkokoh peran perempuan dengab menguatkan emansipatoris dalam oengembangan kesejahteraan dan sumber daya manusia,” ujar Lale Syifa sapaan karibnya.

Ia menyebut salah satu agenda besar Muslimat NW ke depan adalah penguatan sumber daya manusia, terutama melalui bidang pendidikan, kesehatan, dan pemanfaatan teknologi. Lale Syifa juga meminta kader Muslimat untuk peka terhadap perkembangan zaman.

“Muslimat Nahdlatul Wathan harus hadir sebagai kekuatan sosial dan keagamaan yang responsif dan adaptif terhadap tantangan zaman,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra itu juga menekankan pentingnya pemantapan peran perempuan dalam dakwah dan sosial kemasyarakatan. Ia berharap nilai-nilai Islam rahmatan lil’alamin dapat terus menyebar melalui keteladanan para kader Muslimat NW di berbagai daerah.

Dalami Dugaan Korupsi Sponsorship MXGP, Kejati NTB Jadwal Ulang Pemeriksaan Dirut PT SEG

“Pemantapan peran perempuan dalam dakwah dan sosial kemasyarakatan sehingga nilai-nilai islam rahmatan lil’alamin terus menyebar melalui keteladanan Muslimat Nahdlatul Wathan,” tandasnya. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan