Pemerintahan
Home » Berita » Pemkot Mataram Perkuat Mitigasi Bencana Jelang Libur Nataru

Pemkot Mataram Perkuat Mitigasi Bencana Jelang Libur Nataru

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra. (dok. Buk)

Mataram – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Dinas Pariwisata Kota Mataram meningkatkan pengawasan dan mitigasi keselamatan di seluruh destinasi wisata. Langkah ini diambil sebagai respon atas potensi lonjakan wisatawan serta kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga Januari.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra, mengatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh pengelola destinasi untuk memperketat kewaspadaan.

“Kami sudah lakukan penguatan dan kesiapsiagaan, baik dari pengelola destinasi seperti Taman Loang Baloq maupun Pantai Ampenan,” kata Cahya saat dikonfirmasi, Kamis (11/12/2025).

Untuk memaksimalkan pengawasan, Dispar telah memasang pengeras suara di sejumlah titik guna menyampaikan imbauan keselamatan kepada wisatawan. Cahya menekankan pentingnya kewaspadaan saat berkunjung ke area pesisir.

“Kondisi ombak dan angin cukup tinggi. Selain itu, volume sampah laut sedang meningkat. Kami khawatir wisatawan tersangkut atau terseret saat berenang,” jelasnya.

Tim Ahli Gubernur NTB Bantu Percepat Program Strategis di Seluruh OPD

Dispar juga meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas mandi di sekitar pantai, terutama di lokasi yang memiliki gelombang tinggi. Pantai Ampenan yang telah direvitalisasi juga kini dilengkapi rambu evakuasi, papan larangan, dan jalur aman bagi pengunjung.

Selain imbauan, pengelola destinasi juga diberikan pelatihan pertolongan pertama untuk meningkatkan kesiapan menghadapi kemungkinan insiden.

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, taman kota diperkirakan tetap menjadi pusat keramaian wisatawan saat malam pergantian tahun.

“Biasanya Taman Sangkareang dan Taman Udayana yang ramai. Karena angin cukup kencang, kawasan Loang Baloq dan Pantai Ampenan justru mulai sepi saat malam hari,” ujar Cahya.

Ia menyebutkan, tahun ini Pemkot Mataram tidak banyak membuka ruang perayaan besar mengingat cuaca buruk serta kondisi duka yang dirasakan masyarakat pasca bencana di Sumatra.

Tak Miliki Sertifikat Budidaya, KKP Segel Tambak Udang Milik Warga Asing di Lombok Timur

Pengamanan diperkuat dengan pengerahan Satgas Pariwisata sebanyak 15 personel yang disebar di berbagai titik wisata. Dispar juga menjalin koordinasi dengan Polri, Basarnas, Satpol PP, hingga Pemerintah Provinsi NTB.

“Nanti Pemkot bersama Polres dan Kodim akan menggelar apel siaga menjelang malam pergantian tahun. Kami di internal tetap siaga di destinasi,” ujarnya. (buk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan