Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kirim 32 personel tim medis dan relawan untuk membantu penanganan bencana banjir bandang dan longsor ke Provinsi Aceh. Selain tim medis, Pemprov NTB juga mengirim bantuan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk tiga provinsi terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, pengiriman bantuan kemanusiaan itu dilakukan secara bertahap, dengan prioritas awal adalah tim medis yang paling dibutuhkan di lokasi bencana khusus di Provinsi Aceh
“Hari ini kita berencana memberangkatkan sekitar 32 orang. Yang penting segera berangkat adalah tim kesehatan, kemudian akan disusul tim dari Dinas Sosial, Baznas, BPBD, dan Tagana,” ujarnya saat melepas tim medis, Sabtu petang (20/11/2025).
Provinsi Aceh dipilih sebagai tujuan awal pengiriman bantuan karena menjadi wilayah dengan kebutuhan paling mendesak, khususnya untuk tenaga medis. Berdasarkan hasil koordinasi, Aceh Utara menjadi lokasi prioritas bantuan tim medis.
“Kita sudah konsultasi dengan teman-teman di Aceh, yang paling mendesak sekarang adalah Aceh Utara, terutama tim medis. Mereka sangat menunggu kehadiran kita. Di sana belum ada puskesmas yang beroperasi,” jelasnya.
Dia melanjutkan, tim yang dikirim direncanakan bertugas selama delapan hari ke depan. Pemprov NTB akan mengevaluasi kebutuhan di lapangan berdasarkan laporan harian tim medis tersebut sebelum memutuskan untuk perpanjangan masa tugas atau tidak.
“Insya Allah selama delapan hari. Kita akan menunggu laporan harian dari teman-teman di lapangan sebelum diputuskan apakah cukup atau perlu tambahan waktu,” ucapnya.
Iqbal menambahkan, dalam waktu dekat Pemprov NTB juga menyiapkan pengiriman bantuan tim medis ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
“Mudah-mudahan dalam sepekan ke depan kita bisa mengirimkan tim yang sama ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” katanya.
Menurut Mantan Dubes RI untuk Turki itu, saat ini telah ada tim gabungan di lokasi bencana yang akan mengatur pembagian tugas. Tim medis dari NTB akan menjalankan tugas sesuai kebutuhan yang telah ditetapkan oleh koordinator di lapangan.
“Kita sudah ada pembagian tugas, dan kita akan menjalankan tugas yang diberikan oleh tim yang ada di Aceh,” tukasnya.
Dari sisi anggaran, Pemprov NTB telah menyiapkan Rp 3 miliar dari alokasi belanja daerah. Bantuan tersebut dialokasikan masing-masing Rp 1 miliar untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dia menegaskan bantuan tersebut bukan semata soal jumlah, tetapi wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat NTB terhadap daerah yang terdampak bencana.
“Ini memang tidak besar, tapi ini simbol kepedulian kita. Ini adalah simbol dari seluruh masyarakat NTB, termasuk yang dihimpun oleh Baznas,” ujarnya.
Lebih jauh, mantan Jubir Kemenlu RI itu juga menyinggung ikatan persaudaraan antara NTB dan Aceh yang telah terjalin lama, terutama saat NTB dilanda bencana gempa bumi beberapa tahun lalu.
“Ketika kita menghadapi bencana, mereka datang memberi bantuan. Sekarang saatnya kita membalas kebaikan dan menyambung kembali persaudaraan itu,” pungkasnya.(ril)


Komentar