Lombok Barat – Video yang memperlihatkan kerusakan infrastruktur di kawasan Desa Wisata Goa Lawah, Lembah Sempage, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, beredar luas di media sosial dan memicu sorotan publik. Dalam rekaman tersebut tampak sejumlah pembatas jalan rusak meski proyek baru selesai dikerjakan.
Video yang diunggah akun Instagram @wisatalam_goalawah itu menampilkan kondisi pembatas jalan yang dinilai amburadul. Perekam video bahkan menyebut proyek tersebut terkesan asal jadi karena baru sekitar sepekan dikerjakan namun sudah mengalami kerusakan.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Lombok Barat, Agus Gunawan, menegaskan bahwa proyek tersebut sebenarnya belum layak dioperasikan karena masih dalam tahap pemeliharaan.
“Proyek itu masih basah, belum kering. Tapi pengunjung terus datang, bahkan ada anak-anak dan wisatawan yang menggoyang-goyangkan pembatas jalan. Kalau seperti itu tentu cepat rusak,” jelas Agus, Rabu (31/12/2025).
Ia menambahkan, secara teknis kawasan tersebut seharusnya belum dibuka untuk umum karena pekerjaan belum sepenuhnya rampung. Saat ini, progres fisik proyek yang menelan anggaran sekitar Rp150 juta tersebut, mencapai 70 persen.
“Harusnya lokasi itu belum bisa dioperasikan karena masih masa pemeliharaan. Tapi faktanya pengunjung sudah masuk. Ini yang menjadi persoalan,” ujarnya.
Agus memastikan pihaknya telah meminta kontraktor pelaksana untuk segera melakukan perbaikan ulang terhadap bagian yang rusak. Selama masih dalam masa pemeliharaan, tanggung jawab perbaikan sepenuhnya berada di pihak kontraktor.
“Kami sudah minta kontraktor memperbaiki kembali karena masih masa pemeliharaan. Intinya, sebelum benar-benar kering dan selesai, tempat itu belum boleh digunakan,” tegasnya. (buk)


Komentar