Pemerintahan
Home » Berita » Pemprov NTB Klaim Stok Pangan Jelang Ramadan Tercukupi

Pemprov NTB Klaim Stok Pangan Jelang Ramadan Tercukupi

Ketua TPID sekaligus Plh Sekda NTB, Lalu Moh. Faozal saat sidak pasokan beras di Bulog Dasan Cermen.

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan ketersediaan pangan menjelang Ramadan 1447 Hijriah hingga Idulfitri dan Iduladha 2026.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Moh. Faozal mengatakan TPID memastikan pasokan beras NTB berada pada level yang sangat mencukupi, dengan stok beras medium yang dimiliki saat ini mencapai sekitar 154 ribu ton.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Saat ini Bulog memiliki stok sekitar 154 ribu ton beras medium,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah tersebut lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka waktu panjang. Bahkan dinilai mencukupi kebutuhan pangan masyarakat hingga satu tahun kedepan.

“Jumlah ini mencukupi kebutuhan masyarakat hingga sepuluh bulan ke depan, bahkan bisa sampai satu tahun,” katanya.

Pemprov NTB Proses Surat Pengajuan Pensiun Dini Pejabat Kena Demosi

Selain beras, TPID NTB juga memantau ketersediaan protein hewani dengan meninjau PT Baling Baling Bambu di kawasan Bertais. Dari hasil koordinasi dengan pelaku usaha itu, stok telur dan daging ayam menjelang Ramadan dipastikan dalam kondisi mencukupi.

Kendati demikian, Faozal menekankan stabilitas pangan tidak hanya bergantung pada ketersediaan stok, tetapi juga pada sinergi antara pemerintah. Baik itu oleh Bulog maupun dengan para pelaku usaha, terutama dalam menjaga keseimbangan harga serta melindungi petani dan peternak lokal.

“Kita memiliki potensi besar untuk swasembada pakan ternak ayam karena bahan baku, terutama jagung, sangat melimpah,” tegasnya.

Kedepannya, pemerintah daerah kata Faozal, akan terus mendorong dukungan terhadap kelancaran distribusi hasil peternakan, khususnya komoditas yang memiliki masa simpan relatif singkat, seperti telur.

Tujuannya, guna tetap menjaga stabilitas harga di pasaran dan melindungi para peternakan ayam petelur dari kerugian.

Pemprov NTB Dorong Pelibatan Pelaku Usaha pada Kerjasama Bali, NTB, NTT

“Pemerintah akan membantu kelancaran distribusi pasar, khususnya telur yang masa simpannya relatif singkat, agar harga tetap stabil dan peternak terlindungi,” pungkasnya. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan