Pemerintahan
Home » Berita » Program Desa Berdaya, Pemprov NTB Gandeng Mitra Strategis

Program Desa Berdaya, Pemprov NTB Gandeng Mitra Strategis

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dalam acara rapat koordinasi bersama mitra pembangunan strategis Pemprov NTB. (dok: Pemprov NTB)

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mengoptimalkan implementasi program Desa Berdaya sebagai langkah strategis dalam penanganan kemiskinan ekstrem di 106 desa prioritas.

Pemprov NTB akan menjalankan program ini melalui kolaborasi terarah dengan mitra pembangunan strategis, agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi bersama Mitra Pembangunan Pemerintah Provinsi NTB di Mataram, pada Jum’at (23/1/2026).

Iqbal menegaskan, pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi agenda utama pembangunan NTB lima tahun ke depan. Untuk itu, Desa Berdaya dirancang sebagai kerangka bersama yang menyatukan seluruh program pemerintah dan mitra pembangunan dalam satu arah kebijakan.

“Target utama kita adalah menghilangkan kemiskinan ekstrem. Ini adalah fondasi paling mendasar sebelum menyelesaikan persoalan sosial lainnya,” tegasnya.

Emas Pemicu Utama Inflasi NTB 3,86 Persen Januari 2026

Ia menilai, keterlibatan mitra pembangunan selama ini belum memberikan hasil maksimal karena belum terorkestrasi dengan baik. Melalui Desa Berdaya, Pemprov NTB mengambil peran sebagai pengarah atau dirigen agar setiap program saling melengkapi dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Persoalannya adalah lack of orchestration, tidak ada yang mengorkestrasi, tidak ada dirigennya. Masing-masing jalan sendiri.” tandasnya.

Dalam pelaksanaan Desa Berdaya, Iqbal menjelaskan bahwa akan menyiapkan basis data yang akurat terkait kondisi dan kebutuhan desa prioritas. Data tersebut menjadi rujukan utama bagi mitra pembangunan strategis dalam menyusun dan menyelaraskan program kerja.

“Pemerintah provinsi tugasnya menyediakan data, memberikan arahan. Teman-teman mitra pembangunan yang memainkan alat musiknya, tetapi iramanya harus sama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mantan Dubes RI untuk Turki itu menekankan bahwa berbagai sektor unggulan seperti ketahanan pangan dan pariwisata akan diintegrasikan sebagai instrumen pendukung dalam Program Desa Berdaya untuk mendorong masyarakat keluar dari kemiskinan.

BGN Pastikan MBG Tetap Jalan Selama Ramadan

“Tujuan utamanya nomor satu. Nomor dua, nomor tiga sebetulnya tools, alat untuk mengeluarkan dari kemiskinan tersebut,” tandasnya. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan