Peristiwa
Home » Berita » Bara Primario Sang “Malin Kundang” Dikenal Anak Baik dan Rajin ke Masjid

Bara Primario Sang “Malin Kundang” Dikenal Anak Baik dan Rajin ke Masjid

Didik, tetangga Bara Primario, saat ditemui di rumah duka, Monjok Baru, Kelurahan Monjok Timur, Kota Mataram, Kamis (29/1/2026). (Dok:WartaSatu/zal)

Mataram — Tetangga Bara Primario Sang Malin Kundang, pelaku pembunuhan ibu kandung kemudian membakarnya terkejut dengan peristiwa tragis ini. Didik, salah satu tetangga mengenal Bara sebagai sosok anak yang baik dan mudah berbaur dengan masyarakat sekitar.

“Memang anak ini baik sekali, Pak, terhadap masyarakat di sini,” katanya, Kamis (29/1/2026).

Ia juga menyebutkan, selain dikenal baik, Bara Primario merupakan sosok yang taat beragama. Menurutnya, tersangka kerap salat lima waktu di masjid.

“Dalam hal ibadah sering ke masjid dan sangat baik sekali,” katanya.

Didik melanjutkan, Bara juga dikenal pandai bergaul dengan tetangga, bersikap ulet, pendiam, dan tidak banyak bicara. Bahkan, warga sekitar tidak pernah menyangka pemuda yang akrab disapa Rio tega berbuat kejam pada ibunya.

Tuding SK Muzihir Belum Sah, Akri : Tak Ada Tanda Tangan Sekjen DPP PPP

“Kalau bergaul enak anaknya, pendiam dan tidak banyak omong,” ujarnya.

“Semua warga di sini tidak ada yang menyangka,” tambah Didik.

Ia mengungkapkan, sebelum kejadian, dirinya sempat berbincang dengan tersangka. Dari obrolan tersebut, tidak terlihat tanda-tanda mencurigakan, meski saat itu pelaku sudah membunuh.

“Sejauh ini tidak ada hal yang mencurigakan dari anak itu, tidak ada yang aneh. Bahkan hari Senin kemarin saya sempat ngobrol sama dia,” akunya.

Sebelumnya, warga Desa Sekotong Barat digegerkan dengan penemuan sesosok mayat dalam kondisi terbakar hingga menyisakan tulang belulang di dekat tumpukan sampah, pada Minggu (25/1/2026).

Jaksa Kembali Terima Berkas Kasus Masker Pemprov NTB

Dari hasil pendalaman yang dilakukan Polres Lombok Barat bersama Polda NTB, terduga pelaku diketahui bernama Bara Primario. Ia diduga membunuh ibu kandungnya, Yeni Rudi Astuti, sebelum akhirnya membakar jasad korban.

Pelaku diamankan di kediamannya di Monjok Baru, Kelurahan Monjok Timur, Kota Mataram, pada Senin malam (26/1/2026). Penangkapan tersebut dibenarkan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB, Kombes Pol Arisandi.

“Iya, sudah kami amankan,” ujar Arisandi, Senin malam (26/1/2026).(Zal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan