Mataram – Persatuan Sepakbola (PS) Dayan Gunung (PS Daygun) resmi mencatatkan sejarah sebagai juara Liga 4 NTB usai menaklukkan Persebi Bima pada laga penentuan di GOR 17 Desember, Kamis (12/2). Pencapaian ini bukan hanya memastikan menjadi perwakilan Lombok Utara di tingkat provinsi, tetapi juga membuka jalan menuju panggung Liga 4 Nasional.
Partai puncak berlangsung dalam tensi tinggi. Persebi Bima tampil lebih dominan sejak awal dan berupaya menekan lewat permainan agresif. Namun, organisasi pertahanan PS Daygun yang disiplin di bawah arahan M Tohari mampu meredam setiap ancaman hingga babak pertama berakhir tanpa gol.
Momentum penentuan hadir di babak kedua. Saat laga tampak mengarah ke hasil imbang, pengalaman Alfan Bagus Baskara berbicara. Sepakan kerasnya pada menit ke-80 memecah kebuntuan sekaligus mengubah arah pertandingan. Lima menit kemudian, pemain pengganti Marta Sukma Bakti mempertegas kemenangan lewat gol kedua yang mengunci skor 2-0.
Kemenangan ini menempatkan PS Daygun di puncak klasemen akhir dengan koleksi 7 poin. Persebi Bima harus puas di posisi kedua dengan 6 poin, sementara Perslotim mengamankan peringkat ketiga setelah menang tipis atas Persidom. Dengan hasil tersebut, PS Daygun dan Persebi Bima dipastikan menjadi wakil NTB di Liga 4 Nasional.
Ketua Askab PSSI Kabupaten Lombok Utara, Raden Nuna Abriadi, menegaskan keberhasilan PS Daygun merupakan hasil pembinaan jangka panjang. Kompetisi reguler dan pengembangan usia dini disebut menjadi fondasi utama konsistensi performa tim.
Menghadapi Liga 4 Nasional yang dijadwalkan berlangsung sekitar April di wilayah Yogyakarta, Solo, atau Semarang, pihak Askab memastikan kesiapan finansial telah diperhitungkan. Koordinasi dengan PSSI Pusat juga dilakukan untuk memastikan format kompetisi lebih efisien secara biaya.
“Kami sudah memperkirakan pembiayaan untuk PS Daygun. Rencananya pelaksanaan sekitar bulan April di wilayah Jogja, Solo, atau Semarang yang secara ekonomi lebih terjangkau bagi PS Daygun,” kata Raden Nuna.
Selain itu, Plt Ketua Asprov PSSI NTB Muhammad menilai keberhasilan kompetisi musim ini menjadi indikator meningkatnya kualitas dan partisipasi sepak bola daerah. Tingginya jumlah peserta membuat NTB mengamankan dua slot di tingkat nasional, bahkan tengah mengupayakan tambahan kuota.
“Harapan saya pribadi untuk NTB itu bisa mengirim tiga wakil ke tingkat pusat. Kita sedang mengupayakan kuota tambahan berdasarkan koefisien jumlah peserta kita yang masif,” ujar Muhammad. (zal)


Komentar