Lombok Tengah – Meski sukses mencatatkan rekor lonjakan penonton hingga 157 ribu orang pada perhelatan tahun ini, kepastian keberlanjutan ajang balap MotoGP di Sirkuit Mandalika musim depan masih harus menunggu arahan dan instruksi langsung dari Presiden.
Pemerintah bersama ITDC (InJourney Tourism Development Corporation, saat ini tengah melakukan evaluasi serta kalkulasi ulang atas seluruh komponen perhelatan sebelum dilaporkan secara resmi.
Direktur Operasi ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Reza Warokka, menyampaikan bahwa dari sisi jadwal resmi balapan sebenarnya sudah dikeluarkan oleh pihak Dorna.
Namun, untuk kelanjutan komitmen Indonesia sebagai tuan rumah, pihaknya masih menanti arahan dari Istana.
“Jadwal sudah keluar, tapi kalau ditanyakan kelanjutannya, Pak Menteri tadi sudah menyampaikan bahwa kita menunggu arahan dan instruksi dari Presiden. Pemerintah harus menghitung semuanya dan dikalkulasi ulang,” ujarnya, minggu (11/10/2026).
Secara keseluruhan, angka keterlibatan masyarakat pada ajang tahun ini terbilang sangat sukses.
Dari target awal sebanyak 145.000 penonton, realisasi di lapangan melambung hingga mencapai 157.000 penonton.
Tak hanya itu, perhelatan ini juga diproyeksikan mampu memenuhi target dampak ekonomi nasional sebesar Rp5 triliun.
Dukungan penuh dari lembaga pemerintah seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian PPN/Bappenas juga dikerahkan untuk melakukan penghitungan dampak ekonomi secara komprehensif.
“Kalau melihat perkembangan dari hari Jumat, Sabtu, hingga puncaknya hari ini, rasanya sangat mungkin untuk masuk di angka target dampak ekonomi tersebut. Besok kami ada rapat evaluasi bersama Kemenpora dan Bappenas,” tambahnya.
Selain capaian penonton dan ekonomi, evaluasi juga mencakup aspek negosiasi kontrak. Pemerintah dan penyelenggara tengah mengkaji ulang besaran hosting fee dan kenaikan tahunan bersama pihak Dorna.
“Kita pasti menegosiasikan semua-semuanya, termasuk besarananya, termasuk mengenai jumlah kenaikan yang setiap tahun ada kenaikan sekian persen. Itu semua kita nego ulang, dan itu sudah kita sampaikan,” jelas Troy.(Zal)


Komentar