Hukum & Kriminal
Home » Berita » BGN Ancam Tutup Dapur MBG, Mobil Operasional Dipakai Jemput Penumpang di Bandara dan Wisata

BGN Ancam Tutup Dapur MBG, Mobil Operasional Dipakai Jemput Penumpang di Bandara dan Wisata

Mataram – Badan Gizi Nasional (BGN) mengancam menutup sementara dapur layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah viral mobil operasional program tersebut diduga disalahgunakan.

Mobil milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu diketahui digunakan untuk menjemput penumpang di Bandara Internasional Lombok serta dipakai berwisata ke kawasan Pantai Malimbu, Lombok Barat.

Kasus ini mencuat setelah dua video beredar di media sosial dan menuai beragam reaksi dari masyarakat.

Koordinator Regional SPPG wilayah NTB, Eko Prasetyo, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penyalahgunaan kendaraan operasional tersebut.

“Laporan sudah kami terima beberapa hari lalu dan langsung kami tindak lanjuti ke wilayah,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Guru Honorer di Bima Tertangkap Basah Edarkan Sabu

Menurutnya, hingga saat ini identifikasi masih dilakukan karena nomor polisi kendaraan dalam video tidak terlihat jelas dan belum ada laporan resmi dari kepala SPPG setempat.

Meski begitu, BGN menegaskan penggunaan mobil operasional MBG di luar kepentingan distribusi makanan tidak diperbolehkan.

“Mobil SPPG hanya untuk distribusi MBG dan pengambilan ompreng. Di luar itu tidak diperkenankan,” tegasnya.

BGN juga membuka kemungkinan sanksi tegas bagi pihak yang terbukti menyalahgunakan kendaraan tersebut, termasuk penghentian operasional dapur MBG.

“Kalau terbukti, bisa kami hentikan operasionalnya sementara. Kami sudah pernah lakukan itu sebelumnya,” katanya.

Kejaksan Terbitkan SP3 Kasus Dugaan Korupsi Bansos Pokir DPRD Kota Mataram

Eko menambahkan, pihaknya juga telah menginstruksikan seluruh kepala SPPG untuk meningkatkan pengawasan, termasuk pengamanan kunci kendaraan agar tidak disalahgunakan.

Ia turut meminta masyarakat ikut berperan aktif melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran serupa melalui kanal resmi BGN.

“Pengawasan tidak hanya dari internal, masyarakat juga bisa melaporkan jika menemukan penyimpangan,” tandasnya(Zal)

Diduga Edarkan Narkoba, Pegawai Dishub Kota Mataram Ditangkap Polisi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan