Peristiwa
Home » Berita » ‎Demi Deposit Judol, Pemuda di Lombok Barat Nekat Curi Kelapa Gading

‎Demi Deposit Judol, Pemuda di Lombok Barat Nekat Curi Kelapa Gading

Suasana mediasi kekeluargaan di berugak (saung bambu) warga Lingkungan Lendang Re, Kelurahan Sayang-Sayang, Kecamatan Cakranegara, Selasa malam (9/12/2025). (Dok:WartaSatu/ist)

Mataram — Seorang remaja berinisial YD (17), warga Desa Bug-bug, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, nekat mencuri kelapa gading milik warga di Lingkungan Lendang Re, Kelurahan Sayang-Sayang, Kecamatan Cakranegara, Selasa (9/12/2025). Uang hasil curian itu rencananya digunakan untuk deposit (depo) bermain judi online (judol).

‎Aksi YD terbongkar setelah seorang warga yang sedang mengecek debit air di anak sungai sekitar lokasi memergoki remaja tersebut sedang memanjat pohon kelapa. Warga langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti dan membawanya ke rumah Ketua RT 08 setempat.

‎Mendapat laporan, anggota Polsek Sandubaya segera mendatangi lokasi. Dari keterangan YD, ia mengaku nekat mencuri karena kehabisan uang untuk deposit judi online.

‎Petugas kemudian menyarankan agar persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi, mengingat pelaku masih di bawah umur. Polisi juga menghubungi orang tua YD serta Kepala Dusun asal pelaku di Desa Bug-bug.

‎Pada malam harinya, kedua belah pihak menggelar mediasi bersama pemilik kebun. Pelaku dan korban akhirnya sepakat menerima hasil musyawarah demi kebaikan bersama.

‎Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, berdasarkan kesepakatan yang disaksikan aparat lingkungan setempat, pelaku yang masih di bawah umur akhirnya menempuh jalur mediasi.

‎“Pelaku akhirnya dimaafkan oleh pemilik kelapa. Mengingat masih di bawah umur, dilakukan penyelesaian dengan musyawarah sehingga perkara ini tidak sampai ke jalur hukum,” ucapnya.(zal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan