Mataram – Direktur Utama (Dirut) Bank NTB Syariah berjanji menuntaskan perbaikan layanan mobile banking dalam waktu sekitar satu minggu ke depan atau sebelum memasuki Bulan Ramadan.
Hal tersebut disampaikan menyusul kembali munculnya keluhan nasabah akibat gangguan layanan yang membuat transaksi keuangan, seperti transfer antar bank tidak bisa dilakukan secara normal. Termasuk juga keluhan dari sejumlah ASN lingkup Pemprov NTB yang tidak bisa menarik gaji mereka secara mudah dan efisien di bank plat merah itu.
Dirut Bank NTB Syariah, Nazaruddin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh nasabah atas gangguan layanan mobile banking dan ATM yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Terutama terhadap keluhan sejumlah ASN yang tidak bisa menikmati gaji mereka secara tepat waktu.
“Terkait kendala pada layanan mobile banking dan ATM, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh nasabah, khususnya para ASN, atas ketidaknyamanan yang terjadi dalam proses penarikan gaji dan transfer antarbank,” katanya Minggu, (7/2/202026).
Ia menjelaskan, meski layanan mobile banking belum sepenuhnya pulih, sejumlah fitur masih dapat digunakan oleh nasabah. Layanan yang bisa digunakan antara lain transfer sesama Bank NTB Syariah, pembayaran Bank NTB Syariah Virtual Account, pembayaran tagihan dan pembelian token listrik PLN, pembayaran internet, PDAM, ZISWAF, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, serta transaksi menggunakan QRIS di merchant Bank NTB Syariah.
Sementara itu, untuk transaksi transfer ke bank lain, nasabah masih dapat menggunakan layanan mesin ATM Bank NTB Syariah, jaringan ATM Bersama, EDC ATM Bersama, maupun layanan teller di kantor cabang.
“Sedangkan layanan untuk transfer antar bank lainnya dapat dilakukan melalui layanan mesin ATM kami atau layanan ATM bersama atau EDC ATM Bersama, dan counter teller pada kantor cabang Bank NTB Syariah,” jelasnya.
Atas hal itu, Nazaruddin selaku pimpinan bank pembangunan daerah itu menyampaikan permohonan maaf. Ia mengatakan layanan yang mengalami gangguan tersebut sedang dalam perbaikan dan pemeliharaan sistem.
“Mohon doa dan dukungannya agar fitur transfer antar bank lain dan fitur lainnya yang masih dalam maintenance dapat digunakan kembali secara optimal. Terima kasih atas kesabaran dan kepercayaan yang terus diberikan kepada Bank NTB Syariah,” ucapnya.
Terkait target normalisasi layanan, Nazaruddin memastikan proses perbaikan masih berlangsung dan telah memasuki tahap akhir. Ia menyebut minggu sebelum memasuki bulan ramadan, semua layanan harus kembali normal secara maksimal.
“Tunggu berita baik dalam minggu-minggu sebelum puasa ini, sedang finishing supaya mobile banking bisa kembali operasi maksimal,” tandasnya. (ril)


Komentar