Blog
Home » Berita » Durian Karang Bayan Lombok Barat: Rasanya Manis dan Legit

Durian Karang Bayan Lombok Barat: Rasanya Manis dan Legit

Barisan pedagang durian yang sudah duduk menunggu di sudut-sudut lapak masing-masing, menyedot perhatian pengunjung yang melirik ke setiap lapak di Lapak Merak, Karang Bayan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Suasana ramai terlihat saat musim durian sedang berlangsung, dengan berbagai varietas durian lokal dan impor dipamerkan. (Dok:WartaSatu/ist)

Mataram — Rasa manis nan legit dipadu aroma khas yang langsung menusuk hidung membuat durian selalu jadi primadona saat musimnya tiba di Pulau Seribu Masjid. Salah satu spot paling ramai saat ini adalah Pasar Buah Karang Bayan, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat.

Durian memang tumbuh tersebar luas di Lombok, tapi setiap daerah punya ciri khas sendiri. Di Karang Bayan, durian jadi tanaman wajib warga setempat. Buahnya terkenal manis legit, daging berwarna agak keputihan (bukan kuning pekat), tekstur lembut creamy tapi tidak becek. Isinya pun melimpah dalam satu buah, sehingga pembeli merasa puas dan tidak rugi.

Yang bikin tambah istimewa, harganya ramah di kantong. Satu keranjang berisi 3-4 buah ukuran besar biasanya Rp 120-125 ribu, bahkan bisa lebih murah kalau pandai nego. Untuk durian per buah, mulai dari Rp30-80 ribu tergantung ukuran dan varietas, durian mentega sering jadi favorit dan agak lebih mahal.

Dari pantauan di lokasi, pasar ini ramai luar biasa. Pengunjung berdatangan berbondong-bondong ada yang naik mobil, pick up, sampai motor dari dalam dan luar Lombok. Salah satunya Risa, warga Batu Jangkih, Lombok Tengah, yang datang bersama keluarga.

“Pokoknya enak banget! Setiap tahun saya rela datang jauh-jauh saat musimnya. Pilihan buahnya banyak, rasanya nggak pernah mengecewakan,” katanya sambil lahap memakan durian, Minggu (25/1/2026)

Pejabat Eselon III Pemprov NTB Ajukan Nota Keberatan Usai Didemosi

Pasar Karang Bayan yang luas dan tertata rapi makin menambah kenyamanan. Tempat ini bukan sekadar jualan buah, tapi jadi destinasi kuliner wajib bagi pecinta durian. Kalau lagi di Lombok saat musim durian (biasanya puncak Januari-Februari), jangan lewatkan “rumah raja buah” ini. (Zal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan