Mataram – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menunjuk Lalu Budi Suryata sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Nusa Tenggara Barat (NTB).
Penyerahan Surat Keputusan dilakukan di Kantor DPP PSI, Jakarta, pada Kamis (19/2/2026). Seperti diketahui, Lalu Budi merupakan mantan Sekretaris PDIP NTB.
Setelah tak lagi di PDI Perjuangan, ia sempat bergabung dengan Partai Gerindra dan menerima Kartu Tanda Anggota pada 22 April 2024 di Kabupaten Sumbawa, sebelum kini berlabuh di PSI.
Selain menunjuk Lalu Budi, DPP PSI juga menetapkan I Putu Dedi Saputra sebagai Sekretaris DPW PSI NTB. Keduanya hadir bersama saat penyerahan SK.
Usai ditunjuk jadi Plt Ketua PSI NTB, Lalu Budi menjelaskan, dalam enam bulan ke depan fokus utama kepengurusannya adalah membenahi dan menyempurnakan struktur organisasi di tingkat provinsi. Targetnya, struktur DPW rampung pada akhir Februari 2026.
“Target program jangka pendek enam bulan ke depan adalah pembentukan struktur di tingkat DPW yang kami rencanakan tuntas akhir Februari. Awal Maret kami lanjutkan dengan koordinasi dan konsolidasi untuk melengkapi struktur dan sayap-sayap partai,” ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima pada Minggu, (21/2/2026).
Sebagai tindak lanjut, DPW PSI NTB merencanakan Rapat Kerja Wilayah pada akhir April yang akan dipusatkan di Sekretariat PSI NTB. Forum tersebut menjadi ajang penyusunan program strategis partai di daerah.
Setelah Rakerwil, konsolidasi akan diperluas ke seluruh daerah melalui Rapat Kerja Daerah di 10 kabupaten/kota se-NTB pada Juni mendatang.
“Pada akhir April kami canangkan Rakerwil, dan insya Allah Rakerda di 10 kabupaten/kota akan dilaksanakan pada bulan Juni,” tambahnya.
Lalu Budi menuturkan, Kaesang Pangarep menitipkan pesan akan pentingnya soliditas kader dan penguatan struktur hingga tingkat akar rumput. Ia juga mendorong kader PSI di NTB untuk memperluas pengaruh politik dan merebut kursi legislatif.
“Pesan Mas Ketum agar kita semua menjaga soliditas dan kebersamaan partai. Syaratnya, struktur partai harus solid sampai tingkat RT/RW,” tuturnya.
Tak hanya itu, ia menambahkan bahwa kader PSI juga diminta untuk aktif turun ke masyarakat agar mampu membaca persoalan secara langsung sekaligus menawarkan solusi.
“Kader-kader partai harus rajin turun ke akar rumput untuk mendengar dan menjadi solusi bagi persoalan-persoalan yang dihadapi rakyat,” tandasnya. (ril)


Komentar