Lombok Tengah – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal memaparkan capaiannya selama 10 bulan menjabat. Ia menjelaskan triple agenda yang digaungkan selama ini kian menunjukkan progres, yani terkait pengentasan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, dan pariwisata berkelas dunia.
“Alhamdulillah, dalam waktu hanya 10 bulan terakhir sejak kami dilantik, dan di tengah berbagai keterbatasan, termasuk keterbatasan fiskal yang ada, kita sudah bisa membuat capaian-capaian yang sangat berarti ke arah realisasi triple agenda,” ujarnya saat upacara perayaan HUT NTB ke-67 di Lombok Tengah, pada Rabu (17/12/2025).
Pada agenda pertama, yakni upaya untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada tahun 2029, Pemprov NTB di bawah kepemimpinan Iqbal mampu menekan angka kemiskinan hingga 11,78 persen. Mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yakni di angka 11,91 persen.
“Tingkat kemiskinan di NTB telah menurun dari 11,91 di tahun 2024 menjadi 11,78 persen di tahun 2025. dengan dimulainya program berdaya transformatif sejak kemarin, insya allah penurunan angka kemiskinan akan semakin progresif,” paparnya.
Kemudian pada bidang ketahanan pangan, Pemprov NTB mengupayakan optimalisasi lahan sawah seluas 10.700 hektare, untuk meningkatkan hasil panen para petani. Iqbal menyebutkan hasil produksi padi di NTB yang semula pada angka 1,45 juta ton pada tahun 2024, akan mengalami kenaikan drastis hingga 2 juta ton pada 2025.
“Lebih membahagiakan lagi, nilai tukar petani NTB yang pada Desember tahun 2024 berada pada angka 123, mengalami kenaikan drastis menjadi 128 pada November 2025” jelasnya.
Sementara di bidang pariwisata, mantan Dubes RI untuk Turki itu membangun fondasi melalui pembukaan lima rute penerbangan domestik baru, yakni Labuan Bajo, Tambulaka, Waingapu, Malang, dan Banyuwangi, untuk memperkuat konektivitas antar daerah. Kemudian pembukaan tiga rute internasional, yakni Perth, Darwin, di Australia, dan Bangkok, Thailand pada 2026 mendatang.
Tak hanya jalur udara, penguatan konektivitas juga dilakukan melalui jalur laut, semata-mata untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Yakni dengan pembukaan jalur kapal cepat dari Sanur, Bali menuju Senggigi dan Mandalika.
“Penerbangan seaplane yang akan menghubungkan Bandara Bizam di Lombok, dengan destinasi wisata di pulau-pulau kecil di wilayah NTB sedang kita persiapkan dan Insyaallah akan beroperasi mulai tahun 2026,” tandasnya.
Diketahui, dalam perayaan HUT NTB ke 67 ini, Pemprov NTB mengusung tema “Gerak Cepat NTB Hebat”, tema tersebut dirasa akan membangkitkan semangat kerja bersama, terutama dalam memastikan triple agenda benar-benar terwujud.
“Tema ini sejalan dengan triple agenda NTB makmur mendunia, yaitu angka kemiskinan yang diturunkan, ketahanan pangan yang dikuatkan, dan pariwisata yang di dunia kan,” pungkasnya. (ril)


Komentar