Pemerintahan
Home » Berita » Hasil Seleksi Jabatan Eselon II Pemprov NTB, Kakak Gubernur-Paman Wagub Lolos Administrasi

Hasil Seleksi Jabatan Eselon II Pemprov NTB, Kakak Gubernur-Paman Wagub Lolos Administrasi

Kantor Gubernur NTB. (dok: ril)

Mataram – Pemprov NTB melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mengumumkan hasil seleksi administrasi pada tahapan Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II tahun 2026.

Pengumuman nomor 800.1.2.3/671/BKD/2026 itu diterbitkan pada Senin 23 Februari. Surat tersebut ditanda tangani oleh ketua panitia seleksi terbuka, yakni ketua tim pansel I, Prof. Riduan Mas’ud dan ketua tim pansel II, Pelaksana harian (Plh) Sekda NTB Lalu Moh. Faozal.

Sebanyak 13 jabatan strategis yang lowong diperebutkan para pejabat dan birokrat dari berbagai latar belakang. Dalam seleksi terbuka kali ini, sorotan tajam publik tertuju pada sejumlah nama yang dinyatakan lolos administrasi.

Nama pertama adalah Baiq Nelly Kusumawati, kakak kandung Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal itu mengincar posisi Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUD NTB. Saat ini Baiq Nelly menjabat Asisten III Setda Kota Mataram.

Sebelumnya Nelly mendaftarkan diri pada seleksi untuk posisi inspektur dalam mutasi beberapa waktu lalu. Ia meraih nilai tertinggi. Namun, ia urung dilantik. Alasannya terkait dengan hubungan kekerabatan dengan Gubernur NTB.

Pekerjaan Jalan Lenangguar-Lunyuk Dilanjutkan Kontraktor Baru, Dewan Minta Kontraktor Lama di Blacklist

Kemudian pada jabatan Wakil Direktur Umum dan Operasional RSUD NTB, nama Afifuddin mendapat sorotan. Ia merupakan paman Wakil Gubernur NTB, Indah Damayanti Putri. Sebelumnya, ia diketahui menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bima.

Tak kalah menarik juga pada posisi Direktur Umum RSUD NTB, jabatan itu diincar oleh drg. Asrul Sani. Ia merupakan anak kandung dari mantan Bupati Lombok Timur, Ali Bin Dachlan.

Beranjak dari situ, setiap peserta yang memenuhi kriteria memang berhak untuk bersaing dalam memperebutkan sejumlah jabatan strategis ini, sesuai dengan semangat demokrasi.

Tahapan selanjutnya yang akan diikuti para peserta yang lolos administrasi adalah penulisan makalah, presentasi dan wawancara, serta uji kompetensi manajerial atau psikologi. Seluruh proses seleksi dijadwalkan berlangsung hingga awal Maret 2026 di lingkungan BKD Provinsi NTB.

Untuk diketahui, Seleksi terbuka kali ini digelar menggunakan dua tim pansel. Tim I diketuai Prof. Riduan Masud, sedangkan Tim II diketuai oleh Pelaksana harian (Plh) Sekda NTB, Lalu Moh. Faozal.

Penyesuaian SOTK Baru, 193 ASN Pemprov NTB Jadi Fungsional

Ketua Tim Panitia Seleksi I, Prof Riduan Mas’ud, mengatakan seluruh formasi yang dilelang telah memenuhi jumlah minimal pendaftar, yakni empat orang sehingga tidak ada perpanjangan. Pendaftaran pun resmi ditutup pada Kamis, 19 Februari 2026 pukul 24.00 Wita.

“Iya tidak akan dilakukan perpanjangan pendaftaran karena telah memenuhi syarat minimal pendaftar dalam seleksi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu malam (21/2/2026).

Ia menjelaskan, sejak pendaftaran dibuka pada tanggal 5 februari lalu, total terdapat 119 kali submit pendaftaran. Namun, karena ada peserta yang mendaftar di dua formasi, jumlah riil peserta tercatat 102 orang.

“Dari 119 yang submit tersebut, terdiri dari 85 orang daftar di satu formasi dan 17 orang daftar di dua formasi. Jadi total jumlah peserta adalah 102 orang,” jelasnya.

Berdasarkan asal instansi, peserta didominasi oleh pejabat Pemprov NTB sebanyak 83 orang. Selain itu terdapat 28 pejabat asal kabupaten/kota se-NTB, 6 pejabat kementerian/lembaga yang bertugas di NTB, dan 2 pejabat kementerian/lembaga yang bertugas di pusat.

Gubernur Iqbal Minta Bank NTB Syariah Terlibat dalam Pembiayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

“Dari 102 orang peserta, terdiri dari peserta perempuan 22 orang dan peserta laki-laki 80 orang,” katanya.

Dalam surat pengumuman yang diterima, berikut disajikan nama lengkap peserta yang lolos administrasi, pada 13 jabatan eselon II Pemprov NTB yang dilelang saat ini.

Posisi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, delapan nama dinyatakan lolos administrasi, yakni Ahmad Fathoni, Lalu Mirza Amir Hamzah Bapuangan, Mahjulan, Muhammad Yasin, Sudirman, Sugiarta, Taufik, dan Yuni Kurniati Maesarah.

Untuk jabatan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, peserta yang melaju adalah Dedy Rosadi, Eva Sofia Sari, Hasni, dan Syamsul Hadi.

Di formasi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman, terdapat empat kandidat, yaitu Agus Hidayatulloh, Ilham Ardiansyah, Lalu Kusuma Wijaya, dan Muhammad Abduh.

Sementara pada posisi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, tercatat 14 nama yang lolos, di antaranya Agus Hidayatulloh, Ardhan Ryswari, Aryanti Dwiyani, Bowo Susatyo, Dadang Erawan, Dewi Ritawati, I Wayan Sunanta, Iwan Setiawan, Lalu Majemuk, Lalu Wiranata, Muhammad Fauzan, Najib, Nina Triana, dan Syamsul Irawan.

Untuk jabatan Kepala Dinas Kebudayaan, sebelas nama dinyatakan memenuhi syarat administrasi, yakni Ahmad Masfu, Chandra Aprinova, Eva Sofia Sari, Hairuddin, I Made Gede Yasa, Khalik Saifullah, Lalu Achmad Sukarman, Lalu Fatanah, Muhamad Ihwan, Mulki, dan Nuriadi.

Sementara pada posisi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, peserta yang lolos antara lain Ahmad Fathoni, Burhan, Dadan Kuswardhana, Didik Mahmud Gunawan Hadi, Karim Marasabessy, Mulki, Samsyiah Samad, Sudirman, Supardiono, dan Tunggul Wiyatno.

Persaingan juga terlihat pada jabatan Direktur RSUD Provinsi NTB. Lima dokter dinyatakan lolos administrasi, yakni drg. Asrul Sani, dr. Emirald Isfihan, Dr. Firman, dr. Rudi Febrianto, dr. Suriyadi, dr. Wahyu Nur Chalamsyah Setiawan, serta dr. Wiwik Nurlaela.

Untuk jabatan Wakil Direktur Umum dan Operasional RSUD NTB, enam nama dinyatakan lolos, yakni Abdullah, Afifuddin, Edi Ramlan, Erick Widodo, Himmiatul Amanah, dan Srianingsih.

Sementara pada posisi Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUD NTB, sepuluh nama lolos administrasi, di antaranya Abdullah, Afifuddin, Ardhan Ryswari, Baiq Nelly Kusumawati, Bowo Susatyo, Lalu Jamiri, Mohammad Akhwan, dr. Ng Phi Shi, Ni Luh Ester Yutiasih, dan Ricka Maharani.

Pada jabatan Wakil Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian RSUD NTB, terdapat 17 nama yang lolos, di antaranya Edi Ramlan, Firman, I Nengah Indrawijaya Negara, I Putu Artawan Prayoga, Irwan Jaya, dr. Laily Indrayanti Yusuf, Muhamad Erwan, Najib, Niken Arum Dati, Ni Luh Ester Yutiasih, Sobri, Syamsul Irawan, Syarif Hidayatullah, Tej Nafillah, Tuti Herawati, Wahyu Hidayat, dr. Wiwik Nurlaela, dan Yahya Ulumuddin.

Sementara untuk Wakil Direktur Pelayanan RSUD NTB, enam dokter bersaing, yakni dr. Adi Wira Perdhana, dr. Handomi, Lalu Jamiri, dr. Made Sopan Pradnya Nirartha, dr. Wahyu Wirawan Triyono, dan dr. Wiwik Nurlaela.

Selain itu, seleksi juga digelar untuk jabatan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTB dengan 12 peserta yang lolos, antara lain Ahmad Masfu, Amir, Chandra Aprinova, Khalik Saifullah, Lalu Abdurrahim, Lalu Majemuk, Masyhuri, Mohammad Akhwan, Muhammad Fauzan, M. Zuhudy Kadran, Syarif Hidayatullah, dan Yuni Kurniati Maesarah.

Adapun pada jabatan Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan Setda NTB, lima nama dinyatakan memenuhi syarat administrasi, yakni Charisma Putra, Dadang Fajar, I Made Gede Yasa, Wahyu Hidayat, dan Yus Harudian Putra. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan