Peristiwa
Home » Berita » Heboh, Warga Mapak Temukan Mayat Dibawa Ombak

Heboh, Warga Mapak Temukan Mayat Dibawa Ombak

Mayat seorang laki-laki korban terdampar dibawa ombak pantai ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di Pantai Mapak Belatung, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Penemuan dilakukan warga setempat pada kamis (21/1/2026) pagi. (Dok:WartaSatu/zal)

Mataram — Warga Lingkungan Mapak Belatung, Kelurahan Jempong Baru, Kota Mataram, dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki yang dibawa oleh ombak pantai, Kamis (22/1/2026).

Jenazah pertama kali terlihat oleh Sadri, saat ia mengecek kondisi gelombang laut di sekitar rumahnya yang berada dekat pantai.

Dari kejauhan, ia melihat sesosok tubuh manusia terombang-ambing di tengah laut akibat kuatnya gelombang.

Setelah memastikan temuan tersebut, ia lapor kepada pihak keamanan setempat. Tak lama berselang, warga berdatangan ke lokasi dan bersama-sama mengevakuasi jenazah ke pinggir pantai.

Kapolsek Ampenan, Kompol Ahmad Majemuk mengatakan, dugaan awal korban meninggal dunia akibat terseret derasnya gelombang laut.

Tuding SK Muzihir Belum Sah, Akri : Tak Ada Tanda Tangan Sekjen DPP PPP

“Korban meninggal dunia diduga akibat terseret kuatnya gelombang laut,” katanya.

Ia menjelaskan, jenazah ditemukan tanpa identitas dan diperkirakan telah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya. Hal itu terlihat dari kondisi tubuh korban yang sudah membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap.

“Diperkirakan jenazah telah meninggal dunia sejak beberapa hari lalu,” bebernya.

Sementara itu, salah satu anggota Tim SAR, I Gede Lanus mengungkapkan, beberapa hari sebelumnya dilaporkan seorang warga Desa Sarage, Kecamatan Praya Barat, hanyut di sungai. Dugaan sementara, jenazah yang ditemukan di Pantai Mapak merupakan korban tersebut.

“Empat hari lalu ada laporan warga atas nama Pawan, warga Desa Sarage, Praya Barat, hanyut di Sungai Melau, Dusun Mapasan. Jenazah yang ditemukan ini diduga merupakan korban tersebut,” jelasnya.

Jaksa Kembali Terima Berkas Kasus Masker Pemprov NTB

Saat ini, jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk dilakukan visum, pendalaman identitas, serta menunggu kedatangan pihak keluarga.(zal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan