Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, melantik dan merotasi 21 pejabat pimpinan tinggi pratama atau pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB, Jumat sore (9/1/2026), di Pendopo Gubernur NTB.
Dari total 21 pejabat yang dimutasi, lima di antaranya mengalami penurunan jabatan (demosi). Selain itu, delapan pejabat Eselon III turut dilantik dalam rangka penguatan struktur organisasi perangkat daerah (OPD) pasca penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru.
Pantauan di lokasi, pelantikan dimulai sekitar pukul 15.00 Wita. Hadir dalam agenda tersebut Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Penjabat Sekda NTB Lalu Moh. Faozal, serta sejumlah pejabat lingkup Pemprov NTB.
Adapun pejabat Eselon II yang mengalami rotasi dan mutasi antara lain:
- Kepala Satpol PP NTB Fathul Gani dilantik sebagai Asisten I Setda NTB
- Asisten I Setda NTB Fathurrahman menjadi Kepala BPSDMD NTB
- Kepala DP3AP2KB NTB Surya Bahari menjadi Kepala Bakesbangpoldagri NTB
- Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Ahmad Masyhuri menjadi Kepala Dinas Sosial PPA NTB
- Kepala Dinas Perdagangan NTB Jamaluddin Malady menjadi Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB
- Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB Aidy Furqan menjadi Kepala Disnakertrans NTB
- Kepala Dinas PUPR NTB Sadimin menjadi Pelaksana Tugas Kepala BPBD NTB
- Kepala BPSDMD NTB Baiq Nelly Yuniarti menjadi Kepala Bappeda NTB
- Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Ahsanul Khalik dilantik sebagai Kepala Diskominfotik NTB
- Kepala Dinas Sosial NTB Nunung Triningsih menjadi Kepala Satpol PP NTB
- Kepala Diskominfotik NTB Yusron Hadi menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Setda NTB
- Kepala Dispora NTB Wirawan menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB
- Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda NTB Izzuddin Mahili menjadi Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda NTB
- Kepala Biro Umum Setda NTB Muhammad Riadi menjadi Kepala Disnakeswan NTB
- Dirut RSUP NTB, Lalu Herman Mahaputra menjadi Kepala Bapenda
Sementara itu, lima OPD hasil penggabungan dalam SOTK baru masih dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt). OPD tersebut yakni Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora), Dinas Kebudayaan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Dinas PUPR dan Perumahan dan Permukiman. Kelima OPD ini akan segera diisi secara definitif melalui mekanisme seleksi terbuka.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan mutasi tersebut sekaligus mengaktifkan kembali sejumlah pejabat yang sebelumnya berstatus nonjob akibat perampingan organisasi.
Ia berharap, setelah struktur OPD kembali lengkap, kinerja pemerintahan dan pelayanan publik dapat berjalan optimal.
“Alhamdulillah sudah lancar. Sejumlah eselon II yang terdampak perampingan sudah dilantik, termasuk eselon III yang memang mendesak untuk segera diisi. Dengan begitu OPD bisa kembali berjalan dengan baik,” tandas Iqbal usai pelantikan. (ril)


Komentar