Pembangunan Pemerintahan
Home » Berita » Iqbal Janji Perbaiki Rumah dan MCK Warga Miskin Ekstrem di Desa Malaka

Iqbal Janji Perbaiki Rumah dan MCK Warga Miskin Ekstrem di Desa Malaka

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menyapa warga Desa Malaka, Lombok Utara pada Kamis, (8/1/2026). (dok: Pemprov NTB)

Lombok Utara – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar segera melakukan renovasi terhadap rumah warga yang masuk kategori miskin ekstrem di Desa Malaka, Lombok Utara.

“Ini tempat utama untuk tinggal, jadi harus segera diselesaikan,” ujarnya saat mengunjungi sejumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (08/01/2026).

Kunjungan itu untuk memastikan program Desa Berdaya berjalan optimal untuk menekan angka kemiskinan ekstrem di setiap desa sasaran.

Dalam kunjungan itu, Iqbal berdialog langsung serta mendengarkan berbagai keluhan masyarakat setempat. Ia menegaskan bahwa persoalan hunian menjadi prioritas utama yang harus segera ditangani sehingga masyarakat dapat tinggal di hunian yang layak dan sehat.

Iqbal juga menyoroti kondisi fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) umum di lingkungan setempat. Menurutnya, sebagian besar persoalan bukan pada jumlah ketersediaannya, tetapi pada kondisi dan perawatan yang sudah tidak layak.

Pemerintah Tetapkan Idulfitri Pada Sabtu 21 Maret

Kesempatan tersebut juga digunakan mantan Dubes RI untuk Turki itu untuk menyerap aspirasi para nelayan Desa Malaka. Salah satu persoalan yang disampaikan adalah sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) solar untuk melaut karena harus mengurus barcode, yang prosesnya dapat memakan waktu sampai satu pekan, sementara nelayan harus melaut setiap hari.

Lebih jauh, Iqbal menjelaskan bahwa wilayah pesisir justru menjadi kantong kemiskinan ekstrem, meskipun kawasan tersebut berkembang pesat sebagai destinasi pariwisata berkualitas.

“Kita membangun hotel bintang lima dan bintang empat, tetapi masyarakat di sekitarnya masih miskin. Pariwisatanya maju, tapi masyarakat lokal belum ikut menikmati manfaatnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Malaka, Akmaludin Ichwan, menyebutkan jumlah warga kemiskinan ekstrem di desanya mencapai 362 individu dari 135 keluarga. Dirinya berharap seluruh program pemerintah provinsi dapat disinergikan untuk mendorong Desa Malaka keluar dari lubang kemiskinan.

Kehadiran Iqbal pun disambut positif oleh warga setempat. Salah seorang nelayan, Muhid, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah provinsi, dalam mengawal segala keluhan yang disampaikan.

Gubernur Tetapkan 3 Direksi PT GNE, Ini Rekam Jejaknya

“Alhamdulillah pemimpin kita turun langsung melihat kondisi kami di sini. Semoga sering-sering turun,” tukasnya. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan