Pemerintahan Pendidikan
Home » Berita » Jalankan Perintah BGN, SPPG Senteluk 1 Salurkan MBG Porsi Besar

Jalankan Perintah BGN, SPPG Senteluk 1 Salurkan MBG Porsi Besar

SPPG Senteluk 1 menyalurkan menu MBG dengan porsi besar untuk rekap selama satu minggu ke depan, sesuai dengan instruksi BGN. (dok: SPPG Senteluk 1/WartaOne)

Mataram – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Senteluk 1, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat menyalurkan menu istimewa dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada akhir Ramadan ini.

Menu ini diberikan sebagai penutup penyaluran selama bulan puasa dengan porsi besar, menyajikan menu yang lebih beragam, serta kandungan gizi yang disesuaikan untuk setiap kelompok penerima manfaat. Ini sesuai perintah dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Kepala SPPG Senteluk 1, Fahrirrahman mengatakan, menu istimewa tersebut merupakan bagian dari kebijakan BGN dalam rangka mengakhiri distribusi MBG selama Ramadan.

Menu istimewa ini pun disebut untuk rekap penyaluran selama satu minggu ke depan, terutama saat libur Lebaran 2026.

(Menu MBG di Seteluk 1. Dok. WartaOne).

Forkopimda NTB Tinjau Arus Mudik di Sejumlah Titik

“Menu istimewa Ramadan ini diberikan sebagai bentuk rapelan di akhir penyaluran, dengan variasi menu dan nilai gizi yang memadai,” katanya kepada WartaOne, Selasa (17/3/2026).

Dijelaskan, paket menu disesuaikan berdasarkan kelompok sasaran, mulai dari anak sekolah dengan porsi besar dan kecil, ibu hamil, hingga balita.

Untuk anak sekolah dengan porsi besar, menu terdiri dari roti gembong, ayam ungkep, susu, serta buah pear dan jeruk, dengan total nilai gizi yang disebutkan mencapai sekitar 2.005,8 kkal energi dan 98,9 gram protein.

Sementara itu, untuk porsi kecil anak sekolah, kandungan energi mencapai 1.640,8 kkal dengan protein 68 gram. Adapun menu ibu hamil memiliki kandungan energi sekitar 1.881,1 kkal dengan protein 101,2 gram, sedangkan menu balita mengandung 1.208,1 kkal energi dan 55,6 gram protein.

Menurut Fahrirrahman, kehadiran menu istimewa ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

Gubernur Iqbal Tunjuk Baiq Nelly Yuniarti Jadi Plt Kepala Bapenda Gantikan Dokter Jack

Terlebih, BGN juga telah menginstruksikan kepada setiap SPPG untuk melibatkan minimal 15 pemasok bahan pangan, terutama UMKM lokal.

“Menu ini juga memberikan manfaat luas kepada pelaku UMKM, mulai dari penyedia roti, buah, ayam hingga produk lainnya. Tujuannya agar program ini ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Tak hanya itu, ia menambahkan bahwa momentum Ramadan ini juga dapat menjadi nilai tambah tersendiri dalam pelaksanaan program prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran ini.

“Sebagaimana istimewanya Ramadan, menu ini diharapkan membawa kegembiraan sekaligus meningkatkan rasa syukur bagi para penerima manfaat,” ucapnya.

Hal senada disampaikan perwakilan mitra atau yayasan, Ivan Adyta Raman. Ia menegaskan, pihaknya terus berupaya memberikan asupan gizi terbaik sebagai bagian dari dukungan terhadap visi pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul, atau biasa disebut generasi emas di tahun 2045.

Gubernur Iqbal Lepas Ratusan Orang Penumpang Mudik Gratis

“Kami belajar dan berusaha memberikan gizi terbaik demi mewujudkan cita-cita besar Presiden Prabowo untuk Generasi Emas Indonesia 2045, yaitu generasi yang kuat fisik, mental, pengetahuan, dan karakter,” ujarnya.

Ivan berharap seluruh penerima manfaat, mulai dari jenjang pendidikan TK hingga SMA, termasuk balita serta ibu hamil dan menyusui, dapat merasakan manfaat program ini secara optimal.

“Kami berharap para penerima manfaat dapat menikmati MBG dengan penuh kegembiraan. Itu menjadi kepuasan bagi kami karena telah memberikan yang terbaik sesuai harapan Presiden,” tandas Ivan. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan