Pemerintahan
Home » Berita » Kader Muslimat NW Diarahkan Jadi Penggerak Pemberdayaan Perempuan

Kader Muslimat NW Diarahkan Jadi Penggerak Pemberdayaan Perempuan

Muktamar ke-X Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Wathan (dok: ril)

Mataram – Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Wathan (NW) menggelar Muktamar ke-X di kantor Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), pada Minggu siang (7/12/2025) kemarin. Muktamar kali ini mengangkat tema ‘Muslimat NW Memperkokoh Peran Perempuan Emansipatoris dalam Pengembangan Kesejahteraan dan Sumber Daya Manusia’.

‎Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan estafet kepemimpinan, namun Muslimat NW diarahkan mampu menjadi motor penggerak perempuan di Nusa Tenggara Barat, lebih-lebih di kancah Nasional.

‎Ketua Pimpinan Pusat Muslimat NW, Lale Syifaun Nufus, dalam sambutannya menegaskan bahwa Muslimat NW ke depan akan berfokus pada pembangunan perempuan yang inklusif sesuai dengan arah perjuangan organisasi. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

‎”Yang pertama Muslimat Nahdlatul Wathan kedepannya akan fokus terhadap pembangunan perempuan yang inklusif. Kemudian memperkokoh peran perempuan dengab menguatkan emansipatoris dalam oengembangan kesejahteraan dan sumber daya manusia,” ujarnya saat memberi sambutan pada Minggu siang, (7/12/2025).

‎Ia menyebut salah satu agenda besar Muslimat NW ke depan adalah penguatan sumber daya manusia, terutama melalui bidang pendidikan, kesehatan, dan pemanfaatan teknologi. Lale Syifa juga meminta kader Muslimat untuk peka terhadap perkembangan zaman.

‎”Muslimat Nahdlatul Wathan harus hadir sebagai kekuatan sosial dan keagamaan yang responsif dan adaptif terhadap tantangan zaman,” jelasnya.

‎Tidak hanya itu, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra itu juga menekankan pentingnya pemantapan peran perempuan dalam dakwah dan sosial kemasyarakatan. Ia berharap nilai-nilai Islam rahmatan lil’alamin dapat terus menyebar melalui keteladanan para kader Muslimat NW di berbagai daerah.

‎”Pemantapan peran perempuan dalam dakwah dan sosial kemasyarakatan sehingga nilai-nilai islam rahmatan lil’alamin terus menyebar melalui keteladanan Muslimat Nahdlatul Wathan,” tandasnya.

‎Terkait pelaksanaan muktamar yang digelar lebih cepat dari jadwal, ia menjelaskan bahwa hal tersebut dilakukan setelah melaporkan kepada PBNW bahwa masa kepemimpinan Muslimat NW periode sebelumnya telah berakhir sehingga diperlukan percepatan penyelenggaraan untuk menentukan pengurus baru.

‎Ia juga menyoroti terkait pemilihan lokasi Muktamar yang tidak dilaksanakan di tempat mewah seperti ballroom hotel. Menurutnya anggaran yang ada lebih bagus diperuntukkan kepada hal-hal yang berkelanjutan, seperti perbaiki kantor PBNW.

‎”Presiden Prabowo menyuruh kita untuk efisiensi. Jadi anggaran yang bisa dihemat akan kita gunakan untuk memperbaiki kantor PBNW,” tukasnya.

‎Di tempat yang sama, Wakil Ketua PBNW, Profesor Agil Al Indrus, menilai komitmen para kader Muslimat NW menjadi kekuatan utama organisasi. Ia menilai, kemajuan NW tidak lepas dari ketulusan hati para pengurus dan anggota Muslimat dalam mengabdikan diri.

‎”Suatu organisasi akan menjadi besar apabila hati dan fisik kita berada di organisasi ini. Dan saya melihat hati dan jiwa Muslimat itu ada di sini,” kata Prof Agil sapaan akrabnya.

‎Dalam suana Muktamar untuk menentukan kepemimpinan baru, Prof Agil yang juga Guru Besar di Universitas Mataram itu mengingatkan seluruh kader Muslimat NW bahwa kekuatan organisasi harus dilihat secara utuh, termasuk kemampuan mengenali kekuatan, kelemahan, tantangan, dan ancaman.

‎Menurutnya, Muslimat NW saat ini menjadi pilar penting bagi keberlangsungan dakwah dan perkembangan NW di seluruh nusantara.

‎”Makanya saya melihat sekarang bahwa kekuatan NW ini ada di muslimat, jadi oleh karena itu apa yang kita lakukan sekarang ini, apa yang direncanakan oleh Muslimat ini, tentu akan menjadi dakwah kepada seluruh anggota muslimat yang ada di Nusantara,” pungkasnya. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan