Hukum & Kriminal
Home » Berita » Kejagung Mutasi Besar-besaran, Kejati Hingga 3 Kejari di NTB Ikut Digeser

Kejagung Mutasi Besar-besaran, Kejati Hingga 3 Kejari di NTB Ikut Digeser

Enen Saribanon
Enen Saribanon

Mataram – Kepala Kejati NTB Enen Saribanon yang baru dilantik 21 Mei 2024 kini dimutasi sebagai Inspektur I Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung. Posisinya digantikan oleh Wahyudi, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur B pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejagung.

Bukan hanya jabatan Kajati, posisi Wakajati NTB juga ikut berganti. Dedie Tri Hariyadi kini dipercaya menjadi Wakajati Riau, dan kursinya diisi Anton Delianto mantan Koordinator di Jamintel Kejagung.

Dua posisi strategis lainnya yang sempat kosong, yakni Asisten Intelijen (Asintel) dan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus), kini juga diisi pejabat baru, yaitu Muh Zulkifli Said, eks Kajari Maros.
Sementara kursi Asintel kini diisi oleh Suhartono, yang sebelumnya bertugas sebagai Kajari Bangkalan.

Tiga Kajari di NTB Ikut Dimutasi

Tim Ahli Gubernur NTB Bantu Percepat Program Strategis di Seluruh OPD

Perombakan juga merambah ke tingkat Kejaksaan Negeri (Kejari). Tiga kepala kejaksaan negeri di NTB resmi digantikan.
Kepemimpinan di Kejari Mataram kini dipegang oleh Gde Made Pasek Swardhyana, yang sebelumnya menjabat Inspektur Muda Kepegawaian, Pemulihan Aset, dan Tugas Umum pada Inspektorat I di Kejagung. Ia menggantikan Ivan Jaka yang memasuki masa purna tugas.

Sementara itu, Kajari Sumbawa Barat, Titin Herawati Utara, ditarik ke pusat dan dipercaya menjadi Kajari Sukoharjo. Posisinya kini diisi oleh Agung Pamungkas, Koordinator dari Kejati Kalimantan Selatan.

Di Lombok Tengah, Nurintan Marolop Novianti Octaviana Sirait yang sebelumnya menjabat Kajari, kini dirotasi menjadi Kajari Cimahi. Ia digantikan oleh Putri Ayu Wulandari, yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator di Kejati DIY.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati NTB, Efrien Saputera, membenarkan adanya rotasi tersebut. Menurutnya, mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang biasa dilakukan untuk penyegaran dan optimalisasi kinerja.

“Benar, Kajati, Wakajati, Asintel, Aspidsus, serta Kajari Mataram, KSB, dan Loteng ikut mengalami rotasi,” jelas Efrien saat dikonfirmasi WartaSatu, Jumat (4/7/2025).

Tak Miliki Sertifikat Budidaya, KKP Segel Tambak Udang Milik Warga Asing di Lombok Timur

Kendati begitu, Efrien tak menjelaskan secara detail kapan serah terima jabatan Kejati dan Kejari itu akan digelar. Pihaknya sampai saat ini masih menunggu jadwal pastinya.(cw-zal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan