Mataram – Sidang lanjutan perkara dugaan pembunuhan Brigadir Muhammad Nurhadi kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Mataram. Tiga anggota keluarga korban hadir memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.
Mereka adalah istri korban, Elma Agustina, kakak kandung korban, Rafika Dewi, serta mertua korban, Sukarmidi. Ketiganya diperiksa secara bergantian setelah disumpah. Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Lalu Moh. Sandi Iramaya.
Elma menjadi saksi pertama yang diperiksa. Untuk perlindungan, pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Dua saksi lainnya menunggu di luar ruang sidang.
Dalam keterangannya, Elma menceritakan aktivitas terakhir suaminya sebelum berangkat ke Gili Trawangan bersama dua atasannya, yakni I Made Yogi Purusa Utama dan Aris Chandra Widianto.
“Dia izin tugas ke Gili Trawangan dan minta saya siapkan barang-barangnya,” ujar Elma, Senin (1/12/2025).
Menurutnya, Nurhadi menyampaikan bahwa ia ditugaskan menangani persoalan tahanan yang kabur. Ia berangkat dari rumah menggunakan sepeda motor.
Elma sempat menghubungi suaminya ketika ia sudah tiba di Gili Trawangan dan menginap di sebuah hotel. Namun di tengah malam, keluarga mendapatkan kabar bahwa Nurhadi ditemukan tenggelam di kolam renang Villa Tekek The Beach House Hotel.
Saat melihat jenazah suaminya, Elma mengaku ada banyak kejanggalan. Sejumlah luka terlihat di tubuh Nurhadi saat dimandikan.
Kesaksian itu diperkuat kakaknya, Rafika Dewi. Ia mengatakan pelipis adiknya mengeluarkan darah cukup banyak hingga membasahi kain penutup wajah.
“Waktu di RS Bhayangkara, saya lihat ada luka di beberapa bagian,” ucap Dewi sambil menunjukkan lokasi luka yang ia lihat.
Hal serupa juga disampaikan mertua korban, Sukarmidi. Ia mengaku melihat banyak bekas luka, mulai dari memar hingga robekan, ketika ikut memandikan jenazah menantunya.
Saat penuntut umum menampilkan foto hasil visum di ruang sidang, Sukarmidi membenarkan kondisi yang tampak dalam foto tersebut.
“Saya ikut mandikan, dan memang seperti itu keadaannya,” ujarnya.(Zal)


Komentar