Mataram – Manchester United resmi memecat Ruben Amorim dari jabatan manajer setelah performa tim dinilai belum memenuhi ekspektasi pada Premier League musim 2025/2026.
Pengumuman terkait pemecatan Amorim secara resmi dilakukan oleh MU usai menggelar rapat darurat yang diadakan CEO Omar Berrada dan Direktur Olahraga Jason Wilcox, pada Senin (5/1)/2026).
Penampilan buruk tim selama setahun terakhir menjadi alasan utama Amorim akhirnya dipecat. Mereka menilai, Amorim sudah tidak layak lagi untuk memimpin United hingga akhir musim.
“Manajemen klub dengan berat hati telah mengambil keputusan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan. Ini akan memberi kesempatan terbaik untuk finis di posisi tertinggi Liga Inggris,” bunyi pernyataan MU.
Laga imbang 1-1 melawan Leeds United di Elland Road, Minggu (4/1/2026), menjadi pertandingan terakhir Amorim bersama Setan Merah. Hasil tersebut membuat Manchester United berada di peringkat keenam klasemen sementara setelah menjalani 20 pertandingan.
Meski hanya terpaut tiga poin dari zona Liga Champions, manajemen klub memutuskan melakukan perubahan di kursi manajer. Keputusan pemecatan diambil oleh jajaran pimpinan klub, termasuk CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox.
Selain hasil pertandingan, pemecatan Amorim juga dipengaruhi kondisi internal klub. Hubungan antara Amorim dan manajemen dilaporkan tidak berjalan harmonis dalam beberapa pekan terakhir.
Usai laga kontra Leeds United, Amorim sempat menyatakan tidak akan mengundurkan diri dari jabatannya.
“Ini akan terus seperti ini selama 18 bulan atau sampai dewan memutuskan perubahan. Saya tidak akan mundur. Saya akan bekerja sampai orang lain datang menggantikan saya,” ucap Amorim kala itu.
Pasca pemecatan tersebut, Manchester United dikabarkan akan menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Fletcher dijadwalkan memimpin tim pada laga tandang menghadapi Burnley, Rabu (7/1/2026) malam WIB.
Manajemen United diperkirakan baru akan menunjuk manajer permanen pada bursa transfer musim panas mendatang.
Pemecatan Amorim juga berdampak secara finansial. Manchester United harus membayar sisa kontrak Amorim yang berlaku hingga 2027, dengan opsi perpanjangan satu musim.
Sebagai informasi, Ruben Amorim ditunjuk sebagai manajer Manchester United pada November 2024 setelah meninggalkan Sporting CP. Selama 14 bulan melatih United, Amorim kerap dikritik karena dianggap terlalu kaku dalam pendekatan taktik.(buk)


Komentar