Mataram – Pendaftaran seleksi terbuka 13 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau Eselon II di lingkup Pemprov NTB masih berlangsung hingga Kamis, 19 Februari 2026. Menjelang akhir masa pendaftaran, salah satu jabatan strategis masih minim peminat.
Berdasarkan rekapitulasi sementara Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB per Senin, 16 Februari 2026, jabatan Kadis PUPR Perkim baru diikuti satu orang pendaftar. Kondisi serupa juga terjadi pada jabatan Kepala Biro Umum dan Adpim yang sama-sama baru memiliki satu orang pendaftar.
Kepala BKD NTB, Tri Budiprayitno menjelaskan setiap jabatan minimal harus diikuti empat orang pendaftar. Jika belum terpenuhi syarat minimal tersebut, maka dimungkinkan untuk dilakukan perpanjangan pendaftaran selama tiga hari.
“Kalau belum memenuhi jumlah minimal, maka pendaftaran bisa diperpanjang maksimal dua kali. Setiap perpanjangan berlangsung selama tiga hari,” ujar Yiyit sapaan akrabnya pada, Rabu (18/2/2026).
Yiyit menjelaskan hingga saat ini, total pendaftar seleksi terbuka JPT Pratama Pemprov NTB tercatat sebanyak 52 orang. Namun dari jumlah tersebut, baru 24 peserta yang telah menyelesaikan proses submit berkas.
“Yang telah mendaftar atau mengisi formulir itu 52 orang, tapi yang sudah mensubmit atau menggunggah dan melengkapi berkas itu baru 24 orang,” jelasnya.
Untuk jabatan lain, Yiyit merinci jumlah pendaftar terbilang lebih ramai. Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) diikuti tujuh pendaftar, Kepala Biro Kesra delapan pendaftar, serta Wakil Direktur SDM, Diklat dan Litbang RSUD sebanyak tujuh orang. Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan diikuti enam pendaftar.
Dari sisi asal instansi, pendaftar didominasi aparatur sipil negara (ASN) Pemprov NTB sebanyak 22 orang. Sisanya berasal dari ASN kabupaten/kota di NTB, pemerintah daerah luar NTB, hingga pejabat asal kementerian/lembaga pusat.
“Pendaftar masih didominasi oleh ASN di lingkup Pemprov NTB, yakni sebanyak 22 orang. Tapi ada juga dari pejabat kabupaten kota di NTB tiga orang, dari luar NTB juga pejabat di kementerian lembaga,” tuturnya.
Kendati demikian, Yiyit menegaskan bila hingga masa perpanjangan pendaftaran tidak ada tambahan peminat, maka proses seleksi tetap dilanjutkan dengan jumlah pendaftar yang ada.
“Bila tak ada lagi yang mendaftar, maka proses berlanjut dengan jumlah pendaftar yang ada,” katanya.
Sebagaimana diketahui, pendaftaran seleksi terbuka JPT Pratama ini dibuka sejak 5 Februari dan dijadwalkan berakhir pada 19 Februari 2026. Setelah tahapan administrasi, peserta akan mengikuti seleksi lanjutan berupa penelusuran rekam jejak, penilaian potensi dan kompetensi manajerial serta sosial kultural, penulisan makalah, hingga presentasi dan wawancara.
Hasil seleksi direncanakan ditetapkan pada 5 Maret 2026, sementara pelantikan pejabat terpilih dijadwalkan berlangsung pada 16 Maret 2026. (ril)


Komentar