Pemerintahan
Home » Berita » Pemkot Matangkan Kawasan Kampung Nelayan Merah Putih di Ampenan

Pemkot Matangkan Kawasan Kampung Nelayan Merah Putih di Ampenan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, Lalu Alwan Basri saat ditemui media di kantor Wali Kota Mataram, Kamis (2/10/2025). (dok. Buk)

Mataram – Pemerintah Kota Mataram segera merealisasikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) terintegrasi di kawasan Bintaro, Kecamatan Ampenan. Program ini diproyeksikan menjadi pusat ekonomi perikanan modern yang menggabungkan hunian, fasilitas produksi, hingga layanan pendukung bagi masyarakat nelayan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, mengatakan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih akan berjalan seiring dengan proyek pasar ikan bersih yang dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta rencana pembangunan Rusunawa tahap dua sebagai penunjang hunian nelayan.

“Konsepnya bukan hanya membangun rumah, tetapi membentuk satu kawasan pesisir terpadu yang mendukung aktivitas ekonomi nelayan secara berkelanjutan,” ujar Alwan, Senin.

Untuk memastikan seluruh proyek berjalan selaras, Pemkot Mataram telah melakukan peninjauan dan survei lokasi guna menyesuaikan tata letak antara Kampung Nelayan Merah Putih, pasar ikan bersih, dan rusunawa. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih lahan, mengingat kawasan tersebut dirancang sebagai sentra perikanan modern.

Alwan menjelaskan, Kampung Nelayan Merah Putih dirancang sebagai ekosistem industri kecil nelayan. Di dalam kawasan tersebut akan dibangun berbagai fasilitas vital seperti cold storage, pabrik es, gudang alat tangkap, kantor koperasi, hingga sarana pengolahan hasil perikanan.

Tak Miliki Sertifikat Budidaya, KKP Segel Tambak Udang Milik Warga Asing di Lombok Timur

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dermaga penambatan perahu, shelter pendaratan ikan, serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL) berbasis bioteknologi guna menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan pesisir.

“Semuanya kita siapkan agar nelayan tidak hanya memiliki tempat tinggal layak, tetapi juga akses langsung ke fasilitas produksi dan pemasaran,” jelasnya.

Saat ini, progres pembangunan sudah memasuki tahap awal berupa pembersihan dan pemadatan lahan menggunakan alat berat. Struktur fisik awal pasar ikan bersih juga mulai terlihat dengan pemasangan deretan tiang beton sebagai fondasi bangunan.

Kemudian, untuk pembangunan Rusunawa tahap dua, Pemkot Mataram masih menunggu kepastian dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Namun, proyek Kampung Nelayan Merah Putih disebut sudah menunjukkan progres lebih pasti karena telah masuk tahap tender di KKP.

“Rusunawa masih menunggu kepastian pusat, tapi Kampung Nelayan Merah Putih informasinya sudah ditender dan siap masuk tahap pembangunan fisik,” ungkap Alwan.

Dirut SEG Sakit, Batal Diperiksa Soal Dugaan Korupsi Sponsorship MXGP

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan lanjutan pasar ikan bersih menelan anggaran sekitar Rp496,9 juta dan dikerjakan oleh CV Graha Utama. Proyek ini menjadi tahapan awal sebelum pembangunan skala besar oleh pemerintah pusat.

“Proyek ini diharapkan mampu mengubah wajah pesisir Ampenan menjadi lebih tertata dan higienis,” pungkas Alwan. (buk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan