Pemerintahan
Home » Berita » Pemkot Mataram Mulai Konsen Urus Parkir CFD Jadi Sumber PAD

Pemkot Mataram Mulai Konsen Urus Parkir CFD Jadi Sumber PAD

Kepala Dishub Kota Mataram, Zulkarwin saat ditemui di Kantor Wali Kota Matara. (dok. Buk/Warta1)

Mataram – Pemerintah Kota Mataram, mulai serius membenahi pengelolaan parkir di kawasan Car Free Day (CFD). Selama ini, aktivitas parkir di CFD dinilai belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) akibat lemahnya sistem pengelolaan dan pengawasan di lapangan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram memastikan akan mengambil alih peran pengendalian parkir secara lebih aktif agar potensi penerimaan daerah dari CFD tidak lagi bocor.

Kepala Dishub Kota Mataram, Zulkarwin, mengakui praktik parkir di kawasan CFD selama ini masih bersifat sporadis dan belum sepenuhnya berada dalam kendali pemerintah daerah.

“Banyak titik parkir muncul secara dadakan. Kondisi ini yang menyebabkan potensi parkir tidak seluruhnya masuk ke PAD. Sementara untuk titik yang sudah terdaftar, setoran tetap berjalan sesuai ketentuan,” ujar Zulkarwin di Mataram, Senin (5/1/2026).

Menurutnya, Dishub bersama UPTD Parkir sebenarnya telah beberapa kali melakukan koordinasi dengan camat dan lurah untuk menata parkir CFD. Namun, upaya tersebut belum memberikan hasil optimal sehingga perlu diperkuat kembali pada tahun ini.

Pemprov NTB-InJourney Bentuk Pokja untuk Benahi KEK Mandalika

“Koordinasi sudah pernah dilakukan, tapi hasilnya belum maksimal. Tahun ini kita pertegas lagi bersama camat dan lurah agar pengelolaannya lebih tertib dan terkontrol,” tegasnya.

Zulkarwin menyebut, persoalan utama terletak pada maraknya juru parkir nonresmi yang memanfaatkan keramaian CFD. Akibatnya, uang parkir yang dipungut di lapangan tidak tercatat sebagai penerimaan daerah.

“Masih banyak parkir yang dikelola oleh petugas dadakan. Ini yang sedang kita benahi agar ke depan seluruh aktivitas parkir bisa masuk PAD,” jelasnya.

Dishub menargetkan penataan parkir CFD menjadi salah satu penopang peningkatan pendapatan parkir Kota Mataram pada 2026. Bahkan, target PAD dari sektor parkir tahun ini dipatok naik hingga sekitar Rp800 juta. (buk)

Polda NTB Amankan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan