Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai memproses pembentukan tim panitia seleksi (Pansel) Sekretaris Daerah (Sekda) definitif setelah melayangkan surat ke pemerintah pusat untuk mengirimkan pejabat sebagai tim Pansel. Hal itu menyusul masa jabatan Penjabat (Pj) Sekda NTB, saat ini akan berakhir pertengahan Januari 2026.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Tri Budiprayitno, mengatakan bahwa surat tersebut dikirim oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal pada akhir Oktober lalu untuk permohonan rekomendasi Pansel kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
”Pak gubernur sudah bersurat, jadi kita harus mendapatkan rekomendasi kepada Mendagri terkait dengan rencana pengisian, surat sudah terkirim per akhir Oktober. Kita menunggu rekomendasinya itu,” ujar Yiyit sapaan akrabnya, pada Kamis (27/11/2025).
Selain Kemendagri, Pemprov NTB juga telah mengirimkan surat kepada Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg) yang wajib terlibat dalam Pansel jabatan pimpinan tinggi madya.
”Termasuk kita sudah bersurat kepada dua kementerian yang sesuai persyaratan harus menjadi tim pansel. Pelaksananya nanti di BKN RI, jadi pemetaan potensi dan kompetensinya itu BKN RI,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pembentukan Pansel baru dapat dilakukan setelah nama-nama perwakilan dari pusat ditetapkan. Setelah itu, barulah Pemprov NTB dapat membuka pendaftaran Sekda dan mengajukan proses pemetaan kompetensi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
”Pansel itu ganjil minimal lima orang, dua di antaranya harus dari pusat yaitu dari Mensesneg sama dari Mendagri. BKN ndak boleh, sisanya boleh usulan dari gubernur,” jelasnya.
Yiyit menegaskan, pihaknya ingin proses pembentukan Pansel Sekda rampung secepat mungkin. Meski demikian, ia mengatakan bahwa proses tersebut sangat bergantung pada kelancaran rekomendasi dari dua kementerian tersebut.
”Saya ingin secepatnya karena kita bergantung pada rekomendasinya Kemendagri. Ini terus kita kawal, mudah-mudahan bisa segera sepanjang tidak ada delay, sepanjang lancar, mudah-mudahan bisa,” katanya.
Saat disinggung soal target pengisian Sekda definitif, Yiyit optimistis prosesnya dapat rampung pada 2026. Lantaran lanjutnya, Pj Sekda saat ini, Lalu Mohammad Faozal sedang menjalani periode kedua dengan durasi tiga bulan, yang akan berakhir pada pertengahan Januari 2026 mendatang.
”Ya targetnya seperti itu. Karena kan Pj Sekda saat ini punya durasi tiga bulan periode keduanya, yaitu di medio Januari 2026,” pungkasnya.(ril)


Komentar