Mataram – Pemprov NTB menyiapkan layanan transportasi khusus bagi penonton MotoGP Mandalika 2025. Sebanyak 25 unit shuttle bus akan beroperasi selama dua hari penyelenggaraan balapan, yakni pada 4-5 Oktober.
Layanan ini disediakan untuk memudahkan transmisi penonton menuju kawasan sirkuit tanpa harus membawa kendaraan pribadi dan mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan NTB, Ervan Anwar, mengatakan 20 shuttle bus akan siaga di Eks Bandara Selaparang, Kota Mataram, sementara 5 unit lainnya berada di Bandara Internasional Lombok (BIL).
“Sementara di dua lokasi ini merupakan titik strategis shuttle. Jadi 25 shuttle ini beroperasi di luar Sirkuit Mandalika,” ujarnya saat rapat koordinasi Manajemen Transportasi MotoGP 2025 di Hotel Lombok Raya, Mataram pada Selasa, (30/9/2025).
Selain antar jemput dari Pemprov NTB, Ervan menyebutkan bahwa PT ITDC sebagai pengelola kawasan Mandalika juga menyediakan armada khusus dari area parkir timur di Bundaran Songgong dan parkir barat di halaman Masjid Nurul Bilad. Shuttle tersebut akan mengantarkan penonton dari parkiran menuju area sirkuit sesuai jalur yang ditentukan.
“Seluruh shuttle akan beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu. Untuk hari Jumat ini ditiadakan,” katanya.
Ervan menjelaskan, shuttle bus Pemprov akan beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 12.00 Wita untuk mengantar penonton menuju parkiran barat dan timur. Sedangkan perjalanan kembali dari sirkuit menuju titik penjemputan berlangsung antara pukul 16.00 sampai 22.00 Wita.
“Jadi kami perhatikan penonton harus tepat waktu atau kalau bisa ngetem di lokasi penjemputan mengingat masing-masing shuttle punya waktu operasional,” jelasnya.
Bagi penonton yang datang melalui jalur laut, Ervan menambahkan telah menyiapkan layanan Damri dari Pelabuhan Kayangan (Lombok Timur), Pelabuhan Lembar (Lombok Barat), dan Pelabuhan Bangsal (Lombok Utara) untuk menuju dua titik shuttle utama itu, yakni Eks Bandara Selaparang dan BIL.
Terkait distribusi penonton, Dishub NTB telah membagi jalur shuttle sesuai kategori tiket. Penonton grandstand I, J, dan K akan diarahkan menuju parkiran barat di Masjid Nurul Bilad, sementara pemegang tiket grandstand D, E, F, dan G atau tiket berwarna biru dan merah diarahkan ke parkiran timur di Bundaran Songgong.
“Jadi dari ITDC sendiri juga harus memastikan kesiapan di kawasan saat datang dan saat pulang,” tandasnya.(cw-ril)


Komentar