Mataram— Kabar membanggakan datang dari Lombok Utara. SMPN 1 Bayan, menjadi satu-satunya sekolah menengah pertama (SMP) yang mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam acara peluncuran Gerakan Teman Sebaya #RukunSamaTeman oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI di Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Acara yang digelar di Senayan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Wakil Menteri Atip Latipulhayat, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad yang juga turut serta bersama Fajar Riza Ul Haq.
Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menekankan bahwa perundungan dan berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan masih menjadi masalah serius yang harus diatasi bersama. Namun, dengan semangat kolaborasi, saling menghormati, dan bergandengan tangan, semua permasalahan itu dapat diselesaikan dengan baik.
Kegiatan ini diikuti sekitar 300 murid jenjang SMP, SMA/SMK, dan SLB dari seluruh Indonesia. SMPN 1 Bayan menjadi satu-satunya perwakilan NTB di tingkat SMP.
Guru pendamping dari SMPN 1 Bayan, Muhammad Baidhawi, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas kesempatan ini. Menurutnya, gerakan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini.
“Alhamdulillah ini sangat bermanfaat & relevan dengan kondisi hari ini di akar rumput karena problem perundungan dan problem lain masih banyak terjadi. Tentu belajar apapun itu penting, namun harus diiringi oleh pendidikan karakter yang kuat karena adab lebih tinggi daripada ilmu,” jelasnya kepada WartaSatu, Kamis (11/12/2025).
Ia menambahkan, undangan langsung dari Kemendikdasmen menjadi momen langka bagi sekolah yang berada di Lombok Utara ini untuk berdiri sejajar dengan sekolah-sekolah terbaik lainnya di Indonesia.
“Kami bangga mengikuti kegiatan ini, apalagi membawa satu orang siswa bernama Rahma Atiqah Az-Zahra. Ini momen langka, pengalaman berharga bagi kami SMPN 1 Bayan yang jauh di Lombok Utara bisa diundang oleh Kemendikdasmen RI.”
Hal senada diungkapkan Rahma Atiqah Az-Zahra, siswi yang mewakili NTB. Ia mengaku sangat bangga bisa hadir dan duduk satu barisan dengan para pelajar dari seluruh penjuru Tanah Air.
“Sangat bangga, karena ini momen pertama saya mewakili NTB, dan itu membuat saya bangga,” ucapnya.
Gerakan Teman Sebaya #RukunSamaTeman diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun lingkungan pendidikan yang lebih aman, harmonis, dan bebas dari perundungan di seluruh Indonesia. (Zal)


Komentar