Pemerintahan
Home » Berita » Tim Pansel Akumulasi Nilai Peserta Seleksi Eselon II Pemprov NTB

Tim Pansel Akumulasi Nilai Peserta Seleksi Eselon II Pemprov NTB

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Tri Budiprayitno. (dok: ril)

Mataram – Proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkup Pemprov NTB berlanjut ke tahapan penghitungan jumlah nilai para pelamar di 13 jabatan lowong tersebut.

Setelah sebelumnya, seluruh rangkaian tes bagi para peserta telah rampung, dengan tahapan terakhir berupa Profiling Asesmen yang dilakukan oleh Mahkamah Agung (MA).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, Tri Budiprayitno, mengatakan bahwa setelah seluruh tahapan seleksi selesai, panitia seleksi (pansel) akan melakukan penilaian dengan mengakumulasi nilai peserta dari seluruh rangkaian tes yang telah dijalani.

“Selanjutnya kompilasi dengan nilai dari Tahapan Administrasi, nilai Makalah serta Presentasi dan Wawancara oleh Tim Pansel,” kata Yiyit, sapaan akrabnya, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, setelah proses perhitungan selesai, pansel akan menentukan tiga peserta dengan nilai tertinggi untuk masing-masing jabatan yang dilelang itu.

Isvie Ingatkan Hubungan dengan Eksekutif Harus Harmonis untuk Bangun NTB

“Bila sudah lengkap penilaian (baru diputuskan tiga besar),” ujarnya.

Tiga nama dengan nilai tertinggi dari setiap jabatan tersebut nantinya akan diserahkan oleh panitia seleksi kepada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Sebagai PPK, gubernur memiliki kewenangan untuk menetapkan satu orang dari tiga nama yang diajukan oleh pansel untuk mengisi jabatan tersebut.

Sebelumnya, pendaftaran seleksi terbuka ini dibuka pada 5 hingga 19 Februari 2026 secara daring melalui laman resmi BKD NTB di www.bkd.ntbprov.go.id.

Seleksi dilakukan oleh tim panitia seleksi yang berjumlah 10 orang dan dibagi ke dalam dua tim, masing-masing terdiri dari lima orang.

Revisi Perda PDRD, Fraksi ABNR Desak Kajian Akademik Terkait IPR Dibahas Tuntas

“Tim pansel berasal dari akademisi, birokrasi, hingga praktisi,” ucap Yiyit.

Tim Pansel I dipimpin oleh Prof Riduan Mas’ud dan bertugas menyeleksi enam jabatan, yakni Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Kebudayaan, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB.

Sementara itu, Tim Pansel II yang diketuai Lalu Moh Faozal bertugas menyeleksi tujuh jabatan lainnya, yakni Direktur RSUD NTB, Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUD NTB, Wakil Direktur Umum dan Operasional RSUD NTB, Wakil Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian RSUD NTB, Wakil Direktur Pelayanan RSUD NTB, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, serta Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan Setda NTB. (ril)

Perampingan Birokrasi Pemprov NTB Berujung Polemik, DPRD Minta Evaluasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan