Mataram – Pemprov NTB akan menyembelih 46 ekor sapi dan kambing pada momen perayaan hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).
Dari 46 ekor hewan kurban yang akan disembelih, di antaranya 30 ekor sapi dan 16 ekor kambing.
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi NTB, Lalu Muhammad Iqbal Murad mengatakan seluruh hewan kurban yang akan dipotong itu datang dari berbagai elemen.
Mulai dari sumbangan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov NTB, hingga instansi vertikal dan sektor swasta.
“Kami dari Baznas Provinsi NTB hanya mengumpulkan. Sapi ini ada dari Gubernur NTB, Wakil Gubernur, Sekda NTB dan instansi vertikal Pemprov NTB,” kata Iqbal dikonfirmasi, Rabu (27/5/2026).
Dari Gubernur NTB sendiri menyumbang satu ekor sapi seberat 970 kilogram (kg), Wakil Gubernur NTB menyumbang sapi dengan berat yang sama. Sementara itu, Sekda NTB Abul Chair mengurbankan satu ekor sapi seberat 750 kg.
“Beberapa unsur pimpinan, deretan kepala OPD lingkup Pemprov NTB dan instansi mitra juga turut berkontribusi menyalurkan masing-masing satu ekor sapi,” jelasnya.
Sementara itu, untuk sektor perbankan dan swasta, jajaran direksi Bank NTB Syariah menyumbangkan tiga ekor sapi, dan direktur PT Telkom Mataram menyalurkan satu ekor sapi.
Untuk pengiriman ke daerah terpencil, daging kurban itu dibungkus menggunakan kaleng guna menjaga kualitas dan keamanan konsumsi.
“Seluruh hewan kurban ini nanti disebar dengan 3 pola. Ada yang diproduksi menjadi daging kaleng siap saji untuk mustahik NTB,” tutur Iqbal.
Selain itu, beberapa hewan kurban yang dikumpulkan kepada Baznas NTB juga akan didistribusikan sebagian kepada beberapa desa kategori miskin ekstrim yang masuk ke dalam program Desa Berdaya.
“Tentu juga akan dibagikan kepada masyarakat umum melalui masjid-masjid di NTB,” jelas Iqbal.
Sementara Kepala Bagian Keagamaan Biro Kesejahteraann Rakyat Setda NTB, Abdul Aziz Fahmi memastikan daging-daging kurban yang dikumpulkan di Baznas NTB itu bisa menyentuh masyarakat secara langsung.
Sehingga desa-desa masuk kategori miskin ekstrem dapat merasakan kebahagiaan di hari Raya Idul Adha tahun ini.
“Tentunya ini akan dibagikan terutama kepada warga-warga miskin. Harapannya seperti itu,” tukasnya. (ril)


Komentar