Pemerintahan Peristiwa
Home » Berita » Prabowo Minta Polisi dan Jaksa Introspeksi Diri: Bintangmu Dari Uang Rakyat!

Prabowo Minta Polisi dan Jaksa Introspeksi Diri: Bintangmu Dari Uang Rakyat!

Presiden RI, Prabowo Subianto saat berpidato pada acara peresmian serentak lima bendungan di Indonesia, yang digelar di Bendungan Meninting, Lombok Barat. (dok: ril)

Lombok Barat – Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan seluruh aparatur negara, mulai dari birokrat, TNI, Polri hingga jaksa, agar selalu mengutamakan kepentingan rakyat. Pesan itu disampaikan saat meresmikan lima bendungan di Indonesia secara serentak, yang digelar di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7/2026).

Di hadapan ribuan masyarakat yang hadir, Prabowo mengajak seluruh penyelenggara negara untuk melakukan introspeksi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Saya minta kita semua introspeksi. Terutama para birokrat. Ini banyak birokrat saya lihat. Birokrat introspeksi. Kita semua introspeksi,” katanya.

Prabowo kemudian menegaskan bahwa seluruh aparat negara bekerja dengan mandat rakyat sehingga tidak boleh melupakan kepentingan masyarakat.

“Saudara adalah milik rakyat. Bintangmu dari rakyat. Sepatumu dari rakyat. Topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu. Kejaksaan demikian juga. Kau juga milik rakyat,” tegas Prabowo.

9.200 Pelari Ikuti Pocari Sweat Run Lombok, Iqbal Dorong Jadi Marathon Internasional

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi sebuah negara. Menurutnya, tidak ada negara yang bisa maju apabila tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya sendiri.

Ia mengatakan persoalan pangan harus menjadi perhatian seluruh elemen bangsa, bukan hanya pemerintah.

“Masalah bagi bangsa Indonesia, juga masalah bagi kita semua,” ujarnya.

Prabowo juga menyindir segelintir elite di Jakarta yang dinilainya menganggap persoalan kelaparan bukan sebagai masalah utama. Ia menegaskan memiliki pandangan berbeda dan tidak ingin ada rakyat Indonesia yang hidup dalam kelaparan.

“Saya tidak rela. Saya tidak rela ada anak-anak Indonesia yang lapar. Saya tidak rela. Apa pun, segelintir elit di Jakarta berpendapat bahwa perut lapar itu tidak penting. Saya berbeda, ada rakyat Indonesia yang lapar itu penting bagi saya,” tegasnya disambut tepuk tangan masyarakat. (ril)

Prabowo Pastikan MBG Tetap Lanjut, Perintahkan Gubernur Hingga Kades Cek SPPG

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan