Lombok Tengah – Sebanyak 9.200 pelari dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti gelaran Pocari Sweat Run Lombok 2026 yang digelar di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (11/7/2026).
Event lari yang digelar kedua kalinya di lintasan balap MotoGP sejak yang pertama pada 2025 itu disebut mendorong posisi NTB sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengatakan penyelenggaraan tahun ini mengalami banyak perbaikan dibandingkan pada gelaran yang pertama. Evaluasi dari pelaksanaan tahun lalu menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas event tersebut agar mampu menjadi marathon tingkat internasional.
“Kita berharap event ini berkembang menjadi world-class marathon, sehingga mampu menarik lebih banyak peserta mancanegara untuk datang ke Lombok,” ujar Iqbal.
Menurut Iqbal, sport tourism menjadi salah satu strategi Pemprov NTB untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Kehadiran ribuan peserta diyakini memberi dampak langsung terhadap tingkat hunian hotel, kunjungan wisata, hingga penjualan produk UMKM.
“Event olahraga tidak hanya menghadirkan peserta, tetapi juga membuat wisatawan tinggal lebih lama, menikmati destinasi wisata, kuliner, dan produk lokal. Dampaknya bisa dirasakan oleh banyak sektor,” katanya.
Iqbal menegaskan Pemprov NTB akan terus memperbanyak agenda olahraga berskala nasional maupun internasional sebagai upaya memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism. Berbagai event tersebut juga menjadi rangkaian menuju MotoGP Mandalika yang kembali digelar pada Oktober mendatang.
Dukungan juga datang dari Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Taufik Hidayat. Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga kini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah.
“Event seperti ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Kami berharap semakin banyak penyelenggara maupun brand nasional yang menghadirkan event berskala besar di NTB,” ucap Taufik.
Sementara itu, Marketing Director Pocari Sweat, Puspita Winawati, mengungkapkan 72 persen peserta Pocari Sweat Run Lombok 2026 berasal dari luar daerah.
Tingginya minat peserta dari luar daerah Puspita berujar, menjadi pertanda semakin besarnya daya tarik Mandalika sebagai lokasi penyelenggaraan event olahraga.
“Sebanyak 72 persen peserta berasal dari luar Pulau Lombok. Kami berharap mereka tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga menikmati destinasi wisata, kuliner, dan berbagai atraksi di Lombok sehingga manfaat sport tourism dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tukas Puspita.
Selain lomba lari, penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok 2026 juga diramaikan berbagai kegiatan pendukung, termasuk Mandalika Street Food Festival yang melibatkan pelaku UMKM lokal. Di saat yang sama, ITDC meresmikan tiga lapangan padel dan satu lapangan basket sebagai bagian dari pengembangan fasilitas olahraga di kawasan Mandalika.


Komentar