Lombok Tengah — Kepadatan kendaraan di sejumlah akses menuju Sirkuit Mandalika saat gelaran MotoGP 2026 menjadi perhatian Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal. Ia meminta kepolisian bersama Dinas Perhubungan melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai antrean kendaraan menuju area sirkuit.
Iqbal mengaku telah berkomunikasi dengan pihak kepolisian serta jajaran Dishub NTB dan Lombok Tengah terkait kondisi tersebut. Rekayasa arus lalu lintas dinilai perlu dilakukan agar perjalanan penonton menuju sirkuit lebih lancar.
“Ya, tadi teman-teman dari Polri sudah di sana, mereka akan melakukan rekayasa ulang, dan mungkin sekarang bahkan juga berubah (lancar),” kata Iqbal saat ditemui di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026).
Kepadatan terjadi saat ribuan penonton dari berbagai daerah mendatangi sirkuit untuk menyaksikan hari terakhir ajang balap motor internasional tersebut.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah ruas jalan menuju pintu masuk tribun dipadati kendaraan. Kondisi itu membuat arus lalu lintas di beberapa titik menuju kawasan sirkuit tersendat.
Sebelumnya, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan NTB, Chairy Chalidyanto, menyebut kondisi di jalur menuju sirkuit bukan kemacetan, melainkan kepadatan akibat meningkatnya volume kendaraan.
“Bukan macet, tapi padat. Kepadatan terjadi karena volume kendaraan bertambah yang akan menuju ke sirkuit,” jelas Chairy.
Ia mengatakan, pemeriksaan kendaraan juga diperketat untuk mengantisipasi penggunaan stiker palsu. Menurutnya, petugas menggunakan alat pemindai atau scanner untuk membantu proses pemeriksaan.
“Hari ini dilakukan pengetatan secara ketat kendaraan yang masuk ke sirkuit. Ditambah ada scanner terkait stiker untuk menghindari stiker palsu seperti tahun kemarin,” ungkapnya.
Untuk mengurai kepadatan, Dishub NTB bersama Dishub Lombok Tengah mengerahkan personel di sejumlah titik penyekatan.
“Kalau kami dari Dishub NTB dan Lombok Tengah menerjunkan tidak kurang dari 100 orang yang tersebar di beberapa pos penyekatan,” terang Chairy.
Dishub juga menyampaikan permohonan maaf kepada penonton dan pengguna jalan atas ketidaknyamanan selama pengaturan lalu lintas berlangsung. (Zal)


Komentar