Pemerintahan
Home » Berita » Gubernur Iqbal Tunjuk Baiq Nelly Yuniarti Jadi Plt Kepala Bapenda Gantikan Dokter Jack

Gubernur Iqbal Tunjuk Baiq Nelly Yuniarti Jadi Plt Kepala Bapenda Gantikan Dokter Jack

Baiq Nelly Yuniarti ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) NTB menggantikan almarhum Dokter Jack. (dok: ril)

MataramGubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menunjuk Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB, Baiq Nelly Yuniarti sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) NTB.

Penunjukan tersebut dilakukan setelah wafatnya Kepala Bapenda NTB Lalu Herman Mahaputra yang akrab disapa Dokter Jack.

Sekretaris Bapenda NTB, M Zuhudy Kadran, membenarkan bahwa Baiq Nelly Yuniarti telah mulai menjalankan tugas sebagai Plt Kepala Bapenda sejak 11 Maret 2026, sehari setelah Dokter Jack meninggal dunia.

“Beliau (Baiq Nelly Yuniarti) sebagai Plt Kaban Bapenda sejak tanggal 11 Maret, sehari setelah almarhum dokter Jack meninggal,” ujar Zuhudy kepada wartaOne, Sabtu, (14/3/26).

Ia menjelaskan penunjukan tersebut merupakan arahan langsung dari Gubernur NTB. Meski demikian, pihaknya saat ini masih menunggu surat keputusan (SK) resmi terkait penunjukan tersebut.

Gubernur Iqbal Lepas Ratusan Orang Penumpang Mudik Gratis

“Pastinya dong ini atas penunjukan dan perintah dari bapak Gubernur. Tapi kami masih menunggu SK-nya,” katanya.

Menurut Zuhudy, Baiq Nelly Yuniarti juga telah mulai menjalankan aktivitas kedinasan bersama jajaran Bapenda NTB, termasuk melakukan konsolidasi dengan para mitra kerja.

“Sudah mulai kerja, kebetulan hari ini kami akan konsolidasi dengan mitra, yaitu kepolisian dan Jasa Raharja, ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bapenda NTB Lalu Herman Mahaputra meninggal dunia di Jakarta pada Selasa malam, 10 Maret 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.

Sosok yang juga pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Provinsi NTB itu wafat setelah sehari sebelumnya masih menjalankan aktivitas kedinasan dengan mengikuti rapat koordinasi di Bekasi.

BGN Minta Dapur MBG Libatkan Minimal 15 Suplier, Prioritaskan UMKM Lokal

Namun pada Selasa sore kondisi kesehatannya dilaporkan memburuk. Ia sempat terjatuh hingga pingsan dan kemudian dilarikan ke RS MMC Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis.

Jenazah Dokter Jack kemudian dibawa ke Mataram dan dimakamkan di TPU Karang Medain pada Rabu, 11 Maret 2026. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan