Hukum & Kriminal
Home » Berita » IJU Bantah Bertemu Nursalim Bahas Program Desa Berdaya

IJU Bantah Bertemu Nursalim Bahas Program Desa Berdaya

Tiga terdakwa kasus dugaan gratifikasi di lingkungan DPRD NTB saat menunggu dimulainya sidang di Pengadilan Tipikor Mataram, Kamis (9/4/2026). (Dok:wartaone/zal)

Mataram — terdakwa Indra Jaya Usman keberatan terhadap pengakuan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) NTB, Nursalim, dalam persidangan, Kamis (9/4/2026).

Pengakuan tersebut diungkapkan oleh Nursalim, yang menyebut telah bertemu dengan terdakwa pada bulan Mei 2025, untuk membahas program Desa Berdaya, setelah sebelumnya menghubungi Indra Jaya Usman alias Iju.

Namun, terdakwa Indra Jaya Usman membantah hal tersebut. Ia mengaku tidak pernah bertemu dengan saksi Nursalim, apalagi membahas program Desa Berdaya.

“Saya tidak pernah bertemu dengan saksi membahas program Desa Berdaya,” protesnya.

Ia mengatakan, yang ia ingat hanyalah pertemuan dengan Nursalim saat rapat membahas terkait SOTK (Struktur Organisasi dan Tata Kerja).

Pemotongan Pokir Mantan Dewan Atas Persetujuan Pimpinan DPRD NTB

“Yang saya ingat adalah pertemuan rapat SOTK,” sebut Iju.

Ia juga menyatakan keberatan ketika dirinya disebut sebagai penghubung atau “jubir”.

“Apalagi statement yang bilang ditunjuk sebagai juru bicara,” ujarnya.

Sementara itu, Nursalim kembali mengklarifikasi bahwa ia sempat bertemu dengan para terdakwa, yakni Indra Jaya Usman, Hamdan Kasim, dan M. Nashib Iqroman.

“Saya diminta untuk menyampaikan ke mereka bertiga terkait program Desa Berdaya, bertemu bertiga (terdakwa),” jelasnya.

Peras Camat Pajo, Kejari Dompu Laporkan Tiga Jaksa ke Kejati NTB

Namun, Iju kembali menegaskan bahwa ia tidak pernah bertemu dengan Nursalim dan tidak pernah membahas program tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya bukan sebagai “jubir”, karena saat Pilkada 2023 ia merupakan dewan pengarah kampanye calon Gubernur Zulkieflimansyah.

“Kemudian terkait penunjukan saya sebagai jubir, tentu saya tidak percaya itu, karena saya tidak memiliki relevansi maupun keterkaitan dengan pemerintahan Muhammad Iqbal,” tegasnya.(Zal)

Polisi Tangkap Karyawan MBG-Pegawai BPBD Saat Nyabu di Mataram

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan