Peristiwa
Home » Berita » Gibran Korban Pembacokan di Udayana Meninggal Dunia di Rumah Sakit

Gibran Korban Pembacokan di Udayana Meninggal Dunia di Rumah Sakit

Kondisi tubuh korban yang terbacok dijalan Udayana pada pada Minggu dini hari (25/10/2026). (Dok:wartaone/ist)

Mataram — Muhammad Gibran, salah seorang korban pembacokan berdarah di Jalan Udayana, Kota Mataram, akhirnya mengembuskan napas terakhirnya usai menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), setempat, Selasa (27/10/2026).

Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Ketua Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Universitas Mataram, Joko Jumadi, selaku tim kuasa hukum korban.

“Satu meninggal, yang paling parah,” kata Joko saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (27/10/2026).

Gibran, warga asal Kampung Melayu, Ampenan, tersebut mengembuskan napas terakhir setelah kondisinya kian memburuk akibat menderita luka sabetan senjata tajam yang cukup parah di sekujur tubuhnya.

Ia menjadi korban luka terparah di antara dua rekannya yang lain, yakni berinisial GL dan FAH. Sebelum meninggal dunia, korban sempat mendapatkan perawatan medis intensif di RSUD Kota Mataram.

Polisi Ringkus 10 Pelaku Pembacokan di Kota Mataram

“Di RS Kota, asal Kampung Melayu,” tambah Joko.

Terbaru, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mataram dilaporkan telah mengamankan 10 orang pemuda yang diduga kuat menjadi dalang di balik peristiwa penganiayaan brutal tersebut. Para terduga pelaku yang diamankan diketahui masih berusia antara 14 hingga 21 tahun.

Peristiwa mematikan itu sendiri terjadi pada Minggu (25/10/2026) dini hari. Berdasarkan kronologi kejadian, korban berinisial FAH bersama dua rekannya, GL dan Gibran, saat itu melintas di Jalan Udayana dari arah utara menuju selatan dengan mengendarai satu sepeda motor bertiga.

Saat berada di lokasi kejadian, salah seorang terduga pelaku tiba-tiba mencegat dan membanting setang motor korban hingga mereka terjatuh ke aspal.

Dalam situasi tak berdaya tersebut, para pelaku langsung melancarkan aksi penganiayaan secara brutal menggunakan senjata tajam hingga melukai tubuh para korban secara tragis.(Zal).

Polisi Buru Pelaku Pembacokan di Kota Mataram

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan