Lombok Tengah — Pembalap muda asal Spanyol, Maximo Quiles Moree, mengukir sejarah manis dalam aksinya di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Minggu (11/10/2026).
Quiles berhasil menyelesaikan balapan di posisi pertama sekaligus menyandang gelar juara dunia Moto3 musim ini.
Sementara itu, pembalap kebanggaan tanah air, Veda Ega Pratama, juga menyedot perhatian publik penonton tuan rumah.
Tampil impulsif dan berani di hadapan pendukungnya sendiri, Veda mampu meladeni pertarungan sengit di kelompok depan dan menuntaskan balapan di posisi keenam.
Memulai balapan dari grid ketujuh, Veda Ega Pratama langsung tampil agresif sejak lampu start padam.
Pembalap muda tanah air yang membela Honda Team Asia itu sempat melesat menembus posisi lima besar pada tiga putaran awal, menempel ketat rombongan terdepan yang dipimpin Maximo Quiles.
Pertarungan sengit di barisan tengah menyajikan aksi saling salip yang menegangkan.
Lintasan Sirkuit Mandalika yang menuntut kestabilan ban membuat Veda cerdik menjaga ritme balap, terutama saat bersaing ketat melawan Matteo Bertelle dan Marcos Uriarte di sektor dua dan tiga.
Sementara Quiles makin menjauh di depan dengan konsistensi lap time di kisaran 1 menit 38 detik, Veda terus bertahan di grup pengejar hingga lap-lap akhir.
Meskipun sempat mendapat tekanan dari pembalap Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe, Veda mampu mempertahankan racing line secara konsisten hingga menyentuh garis finis di posisi keenam.
Finis di enam besar ini menjadi bukti makin matangnya performa sang jawara muda Indonesia di panggung internasional. (Zal)


Komentar