Pemerintahan
Home » Berita » Nurul Adha Serahkan Nama Calon Sekda Lobar ke Gubernur NTB

Nurul Adha Serahkan Nama Calon Sekda Lobar ke Gubernur NTB

Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha saat bertemu Gubernur Iqbal untuk menyerahkan tiga nama calon Sekda. (dok: ril)

Mataram – Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha, melaporkan tiga nama calon Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat (Lobar) kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, di Kantor Gubernur NTB, Kamis (15/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Nurul Adha didampingi Penjabat (Pj) Sekda Lombok Barat, Saeful Ahkam.

Tiga nama tersebut merupakan hasil seleksi terbuka jabatan Sekda Lombok Barat, ketiganya yakni Arief Suryawirawan, Damayanti Widyaningrum, dan Fauzan Husniadi.

Mereka juga telah ditetapkan oleh panitia seleksi (pansel) setelah melalui tahapan seleksi dan penilaian tim asesor.

Nurul Adha mengatakan, penetapan tiga besar tersebut sepenuhnya merupakan hasil kerja pansel dan tim asesor. Ia menegaskan tidak melakukan intervensi dalam proses seleksi dan hanya menerima hasil yang telah ditetapkan oleh tim seleksi.

Perusahaan Cina Lirik Investasi Bidang Mineral dan Abu Vulkanik Rinjani di NTB

“Kan sudah sudah apa dari tim pansel dan tim asesor sudah keluar tiga nama. Saya betul-betul tidak intervensi, tapi itu hasil dari tim pansel,” kata Nurul Adha.

Ia menjelaskan, proses seleksi telah melewati sejumlah tahapan, termasuk wawancara terhadap masing-masing kandidat.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat selanjutnya menunggu pembahasan bersama Gubernur NTB sebelum melanjutkan proses menuju penetapan Sekda definitif.

“Yang jelas pertama di tiga besar saya tidak intervensi bisa tanya Panselnya. Eh saya betul-betul meminta mana hasilnya saja kita ambil tiga besar. Dan ya sudah melewati juga wawancara satu persatu,” jelasnya.

Nurul Adha menyebut, proses administrasi terkait pengisian jabatan Sekda Lombok Barat telah berjalan. Persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga telah diperoleh, sementara proses di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah diajukan.

BPR NTB Dikonversi Jadi Bank Syariah, Iqbal Target Beroperasi Awal 2027

“Eh sudah kita proses ke Mendagri, tinggal kita bicarakan dengan Pak Gubernur. Dari BKN juga sudah ada persetujuan,” tuturnya.

Setelah pembahasan bersama Gubernur NTB, proses akan dilanjutkan kembali ke BKN dan Kemendagri sebelum penetapan Sekda terpilih dilakukan.

“Ya proses lagi ke BKN setelah kita dari Pak Gubernur proses lagi baru penetapan. Mudah-mudahanlah ya,” ucapnya.

Nurul Adha mengaku, kriteria Sekda yang ideal baginya adalah sosok yang mampu mengoordinasikan jalannya pemerintahan daerah.

Selain menjembatani komunikasi antara eksekutif dan legislatif, ia berharap Sekda yang akan terpilih nantinya juga dapat mengharmonisasikan kinerja seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta memimpin pembinaan aparatur sipil negara (ASN).

Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030

“Ya, namanya sekda yang bisa komunikasikan antara eksekutif legislatif, bisa mengharmonisasikan semua OPD dan yang paling penting adalah sekda menjadi komando dari ASN,” tegasnya.

Ia melanjutkan, keberadaan Sekda definitif juga sangat dibutuhkan lantaran sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), terutama saat ini sedang dalam masa pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027.

Sehingga kata Nurul Adha, pengisian jabatan tersebut dinilai berpengaruh terhadap kelancaran pembahasan anggaran dan realisasi program daerah.

“Pimpinan TAPD itu sekda. Jadi kebutuhan kita untuk mempercepat realisasi semuanya, kita butuh sekda. Apalagi kita akan lanjut ke pembahasan APBD 2027 kan, sehingga membutuhkan cepat,” tukas politisi PKS itu.

Ia berharap proses penetapan dapat segera rampung setelah pembahasan dengan Gubernur NTB. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan