Mataram — Kepolisian Sektor (Polsek) Selaparang terpaksa membubarkan acara konser yang berlangsung di sebuah kafe di Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, usai terjadi keributan antar penonton, Sabtu malam (12/4/2026) sekitar pukul 21.30 Wita.
Kapolsek Selaparang, Iptu Zulharman Lutfi, mengatakan bahwa sejak awal acara berlangsung dalam kondisi aman. Namun situasi berubah ketika terjadi cekcok antar penonton.
Keributan diduga dipicu kesalahpahaman antar penonton yang terjadi di area luar kafe hingga berujung baku hantam.
“Awalnya acara berjalan lancar, namun terjadi cekcok antar penonton di luar kafe yang dipicu kesalahpahaman. Untuk mencegah situasi berkembang, kami mengambil langkah pengamanan,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Lutfi bersama jajarannya kemudian mengambil langkah tegas dengan menghentikan jalannya konser.
Langkah tersebut dilakukan guna mencegah keributan semakin meluas dan mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami terpaksa menghentikan operasional konser di kafe tersebut guna mencegah hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” tegasnya.
Ia menambahkan, tindakan penghentian ini juga bertujuan agar konflik antar penonton tidak meluas hingga berdampak ke lingkungan sekitar.
Berkat tindakan cepat aparat kepolisian, situasi di lokasi berhasil dikendalikan dan tidak menimbulkan gangguan yang lebih luas.(Zal)


Komentar