Pemerintahan Pendidikan
Home » Berita » Unram Ciptakan Aplikasi Akuntansi Excel untuk Perkuat Keuangan BUMDes di Sedau

Unram Ciptakan Aplikasi Akuntansi Excel untuk Perkuat Keuangan BUMDes di Sedau

Gedung Rektorat Universitas Mataram (Unram), Selasa (14/10/2025). (dok. Buk)

MataramUniversitas Mataram (Unram) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital dan tata kelola ekonomi desa. Melalui program pengabdian masyarakat, Unram mendampingi pengurus BUMDes Karya Mandiri di Desa Sedau, Lombok Barat, dengan menerapkan sistem pencatatan dan pelaporan keuangan berbasis aplikasi Microsoft Excel.

Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unram, I Wayan Sudiarta, menyampaikan bahwa program ini hadir sebagai jawaban atas tantangan pengelolaan keuangan BUMDes yang selama ini masih dilakukan secara manual dan belum terstruktur.

“Pencatatan keuangan yang manual sangat rentan dengan kekeliruan administrasi. Hal ini berpengaruh pada efisiensi serta menyulitkan pengurus saat harus menyusun laporan keuangan yang presisi dan transparan,” ujar Wayan Sudiarta saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2026).

Wayan menjelaskan, tim akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unram sengaja memilih platform Microsoft Excel sebagai basis aplikasi keuangan karena dinilai paling sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

“Penggunaan Excel ini merupakan bentuk inovasi teknologi tepat guna yang praktis dan murah. Pengurus BUMDes tidak perlu mengeluarkan biaya lisensi perangkat lunak komersial yang mahal, namun tetap bisa menyajikan laporan keuangan secara profesional,” jelasnya.

Unram Sulap Kawasan Pesisir Jerowaru Jadi Ekowisata Digital Berbasis Konservasi

Aplikasi akuntansi ini dirancang secara terpadu, mulai dari pengodean akun, pencatatan neraca awal, jurnal umum, buku besar, hingga penyusunan laporan laba rugi, perubahan modal, dan laporan posisi keuangan BUMDes.

Pendekatan pengabdian dilakukan secara partisipatif. Tim Unram tidak hanya menyerahkan aplikasi, tetapi juga menggelar pelatihan intensif menggunakan data transaksi riil BUMDes Karya Mandiri.

“Kami ingin memastikan pengurus BUMDes benar-benar paham alur pencatatannya. Dari transaksi harian hingga otomatis menjadi laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” tambah Wayan Sudiarta.

Menurut Wayan, penguatan kapasitas BUMDes ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Terutama SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 terkait Inovasi, SDG 16 tentang Kelembagaan yang Tangguh dan Transparan, serta SDG 17 mengenai Kemitraan Strategis Perguruan Tinggi dengan Desa.

Kedepan, pihak LPPM Unram membuka peluang untuk mengembangkan fitur aplikasi tersebut sesuai skala bisnis BUMDes serta mereplikasinya ke desa-desa lain di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Unram Dorong Ubi Kayu Jadi Produk Bernilai Ekonomi bagi Perempuan Desa Kotaraja

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan