Mataram — Universitas Mataram (UNRAM) terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dasar melalui penguatan kemampuan guru dalam mengevaluasi efektivitas perangkat pembelajaran.
Upaya tersebut dilakukan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Peningkatan Keterampilan Guru Menguji Efektivitas Perangkat Pembelajaran SD di Kota Mataram Tahun 2025” yang melibatkan 20 guru sekolah dasar di Gugus 6 Cakranegara, Kota Mataram.
Program ini berangkat dari kondisi perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan guru, namun sebagian masih sebatas melalui tahap validasi ahli dan belum diuji menggunakan data empiris untuk melihat efektivitasnya dalam pembelajaran.
Melalui kegiatan tersebut, guru dibekali pemahaman dan keterampilan untuk menganalisis kualitas perangkat pembelajaran hingga menguji efektivitasnya. Pelatihan dilakukan melalui pembelajaran tatap muka, pendekatan berbasis masalah, dan pembelajaran berbasis proyek.
Peserta juga melakukan praktik analisis validitas menggunakan formula Gregory serta pengujian efektivitas melalui rancangan pre-test dan post-test dengan analisis uji t.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mataram, Dr. Andi Chairil Ichsan, mengatakan penguatan kapasitas guru menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mentransfer pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Penguatan kompetensi guru merupakan salah satu bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.” Jelas ketua LPPM Unram.
Hasil evaluasi menunjukkan kemampuan peserta mengalami peningkatan. Nilai rata-rata yang sebelumnya 57,75 meningkat menjadi 79,85 setelah mengikuti kegiatan.
Laporan juga mencatat adanya perbedaan signifikan antara kemampuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan berdasarkan hasil Paired Samples t-Test.
Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa guru tidak hanya dibekali kemampuan menggunakan perangkat pembelajaran, tetapi juga memahami cara menguji dan menilai efektivitasnya berdasarkan data.
Dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs), kegiatan ini berkaitan terutama dengan SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan kompetensi guru dan mutu pembelajaran. Program tersebut juga memiliki keterkaitan dengan SDG 8, SDG 9, dan SDG 17 melalui penguatan profesionalisme, inovasi pembelajaran, serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah.
Dalam kerangka Times Higher Education (THE) Impact Rankings, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi UNRAM dalam memperkuat kualitas pendidikan melalui transfer pengetahuan dan peningkatan kapasitas masyarakat.
Ke depan, guru peserta diharapkan dapat membagikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada rekan sejawat, sehingga praktik evaluasi perangkat pembelajaran berbasis bukti dapat diterapkan lebih luas di lingkungan sekolah dasar.


Komentar