Mataram — Benda aneh menyerupai torpedo yang ditemukan di perairan Gili Trawangan, Lombok Utara, ternyata memiliki bobot yang cukup besar meski ditemukan dalam kondisi mengapung.
Berdasarkan pengamatan, benda tersebut berwarna hitam legam dengan panjang sekitar 3,7 meter dan diameter sekitar 65 sentimeter. Pada beberapa bagian permukaannya juga terlihat ditumbuhi kerang.
Komandan Lanal Mataram, Kolonel Laut (P) Asep Tri Prabowo, menyebutkan bahwa bobot benda tersebut diperkirakan cukup berat.
“Sekitar 2.000 kilogram, namun secara riil kami masih belum bisa memastikan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Asep mengakui, tim TNI AL masih mengalami kendala dalam melakukan identifikasi awal terhadap benda tersebut, terutama karena tulisan yang terdapat pada badan benda menggunakan aksara asing.
“Itu bahasa Cina semua, jadi kami belum tahu,” katanya.
Asep menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut beserta seluruh jajarannya berkomitmen menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan NTB.
“Arahan pimpinan TNI AL menegaskan bahwa angkatan laut beserta jajarannya berkomitmen untuk menjaga setiap jengkal kedaulatan dan keamanan laut NTB,” pungkasnya.
Pada badan benda tersebut juga terdapat logo berwarna biru bertuliskan CSIC yang merujuk pada PT China Shipbuilding Industry Corporation (CSIC), salah satu perusahaan galangan kapal milik negara Tiongkok yang dikenal sebagai produsen utama peralatan maritim.
Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Arianto sekitar pukul 10.00 Wita saat sedang menjaring ikan di perairan sekitar 16 kilometer di utara Gili Trawangan. Karena dianggap mencurigakan, benda itu kemudian ditarik dan dibawa ke daratan, tepatnya di kawasan pesisir pantai.(Zal)


Komentar