Mataram – Persiapan penyelenggaraan ibadah haji Embarkasi Lombok tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi dipastikan telah rampung. Sebanyak 5.798 calon jemaah haji (CJH) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) akan berangkat ke Tanah Suci dalam 15 kelompok terbang (kloter).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah NTB, Lalu Muhamad Amin, mengatakan kloter pertama akan mulai masuk Asrama Haji pada 21 April 2026 pukul 06.00 Wita. Kemudian diberangkatkan ke Madinah sehari sehari setelahnya melalui Bandara Internasional Lombok.
“Dari seluruh rangkaian persiapan keberangkatan jemaah haji NTB, dapat kami simpulkan bahwa status kesiapan saat ini telah siap,” ujarnya saat konferensi pers di Asrama Haji, Senin (20/4/2026).
Kendati demikian, Amin mengatakan satu calon jemaah haji asal Lombok Tengah meninggal dunia. CJH tersebut dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci akhir pekan ini.
Ia berujar CJH yang meninggal dunia tersebut akan segera diganti agar kuota haji NTB tidak berkurang. Tak hanya itu, Menhaj juga tidak memperkenankan open seat (kursi kosong) dari masing-masing kloter.
“Ya ini sedang dilakukan proses untuk pengisian. Tentunya ketika ada jamaah yang meninggal dunia itu harus dilakukan proses untuk pengisian kembali,” jelasnya.
CJH yang meninggal dunia itu juga disebut berada dalam kloter II, sehingga masih ada waktu untuk mencari penggantinya.
“Terkait dengan proses itu, sejauh mana ini sedang berjalan. Korban kan berada di kloter II, Lombok Tengah,” tuturnya.
Proses penggantian kursi kosong tersebut juga akan dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
“Yang pasti kita menghindari kursi kosong. Artinya kuota haji kita 5.798 orang itu tetap,” tegasnya.
Berikut daftar kloter jemaah haji NTB, antara lain:
- Lombok Timur 387 orang
- Lombok Tengah 387 orang
- Lombok Barat 387 orang
- Kabupaten Bima 387 orang
- Kota Mataram 387 orang
- Lombok Timur 387 orang
- Lombok Tengah 387 orang
- Lombok Barat 388 orang
9..Lombok Timur 388 orang - Kota Mataram 388 orang
- (Campuran) Kabupaten Bima Kota Bima, Dompu 388 orang
- (Campuran) Lombok Timur, Lombok Tengah 388 orang
- (Campuran) Kota Bima, Sumbawa Barat, Lombok Utara 388 orang
- (Campuran) Kabupaten Bima, Sumbawa 388 orang
- (Campuran) Lombok Timur Lombok Tengah, Mataram, Lombok Barat dan Sumbawa Barat 355 orang. (ril)


Komentar