Mataram – Muhsinin Tour and Travel menggelar silaturahmi bersama ratusan calon jemaah haji khusus yang telah mendaftar sebagai peserta haji 2027 di Hotel Lombok Garden, Kota Mataram, Sabtu (11/7/2026). Ajang mempererat hubungan antara penyelenggara dengan calon jemaah sekaligus memberikan informasi mengenai proses keberangkatan haji khusus.
Direktur Muhsinin Tour and Travel, H. Ahmad Muharis, mengatakan kegiatan tersebut sengaja digelar agar calon jemaah tidak hanya mengenal proses administrasi keberangkatan, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga besar Muhsinin.
“Yang sudah terdaftar dalam sistem kami sekitar 300 orang. Kegiatan ini untuk menjalin hubungan dengan calon jemaah haji khusus supaya mereka menjadi keluarga besar, saling mengenal, saling membina, dan bebas menanyakan kapan berangkat, nomor porsi, maupun informasi lainnya,” ujarnya.
Muharis mengatakan Muhsinin merupakan penyelenggara haji khusus pertama di Nusa Tenggara Barat yang memperoleh izin resmi pada 2021 dan hingga kini telah memberangkatkan jemaah haji khusus asal NTB.
Menurutnya, masa tunggu keberangkatan jemaah yang mendaftar melalui Muhsinin relatif lebih singkat dibandingkan estimasi umum.
“Yang berangkat kemarin adalah jamaah yang mendaftar pada 2022. Estimasi pemerintah memang enam sampai tujuh tahun, tetapi Alhamdulillah di Muhsinin sekitar empat sampai lima tahun sudah bisa berangkat,” katanya.
Untuk musim haji 2027, Muhsinin menyiapkan sekitar 35 calon jemaah yang diproyeksikan berangkat. Jumlah tersebut masih berpeluang bertambah apabila terdapat tambahan kuota dari sistem nasional.
“Semuanya berdasarkan sistem. Kita tidak bisa menentukan siapa yang berangkat lebih dulu karena mengikuti nomor porsi yang dikeluarkan pemerintah,” jelasnya.
Muharis menuturkan kuota haji khusus secara nasional mencapai sekitar 17 ribu jemaah atau delapan persen dari kuota haji reguler. Hingga kini, Muhsinin menjadi satu-satunya biro perjalanan di NTB yang telah memberangkatkan jemaah haji khusus, meski terdapat beberapa penyelenggara lain yang telah mengantongi izin.
Ia menambahkan pengalaman menjadi salah satu keunggulan Muhsinin. Meski perusahaan baru berdiri beberapa tahun terakhir, tim yang menangani penyelenggaraan haji khusus telah berpengalaman sejak 1995.
“Kami mengutamakan kualitas pelaksanaan ibadah sesuai tuntunan Rasulullah. Bukan hanya fasilitas, tetapi bagaimana jamaah bisa menjalankan ibadah dengan benar dan nyaman,” tegasnya.
Muharis menjelaskan, Muhsinin juga mempertahankan biaya haji khusus sebesar 16 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp250 juta hingga Rp270 juta per jemaah. Pendaftaran cukup menggunakan KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, pas foto, serta uang muka sebesar 4.500 dolar AS untuk mendapatkan nomor porsi.
Dalam kesempatan itu, Muhsinin tutur Muharis juga memberikan potongan biaya pendaftaran sebesar 500 dolar AS bagi calon jemaah yang mendaftar selama Juli 2026.
“Apabila mendaftar sekarang, kami memberikan diskon 500 dolar. Program ini khusus selama kegiatan berlangsung dan pendaftarannya dilakukan pada bulan Juli,” tandasnya. (ril)


Komentar